Baca: 2 Samuel 3:22-30
Hak-Kulah dendam dan pembalasan... - Ulangan 32:35
Ada banyak bagian Alkitab yang tidak aku mengerti, salah satunya adalah cerita tentang Yoab, panglima Raja Daud. Besar jasanya bagi Daud. Yoab patuh pada perintah Daud untuk menempatkan Uria, suami Batsyeba, wanita yang diinginkan Daud, di barisan depan agar terbunuh (2 Samuel 11:6-21), walaupun ia tahu perintah Daud itu jahat. Yoab juga mendamaikan Daud dan Absalom (2 Samuel 14:28-33), dan jasa baik lainnya. Tetapi nasib Yoab sungguh mengenaskan karena ia telah membunuh Abner bin Ner, panglima raja Saul.
Aku bertanya-tanya, bukankah Abner terlebih dahulu membunuh Asael, adik Yoab (ayat 27; 2 Samuel 2:18-23). Jadi ketika Yoab ganti membunuh Abner, mengapa ia harus disalahkan dan dihukum? Karena membunuh Abner, Yoab dan keturunannya harus menanggung kutuk-an Raja Daud: Biarlah dalam keturunan Yoab tidak putus-putusnya ada orang yang mengeluarkan lelehan, yang sakit kusta, yang bertongkat, yang tewas oleh pedang atau yang kekurangan makanan (ayat 29). Yoab tidak dikategorikan sebagai pahlawan Daud (2 Samuel 23:8-39), seperti kedua adiknya, Abisai dan Asael. Tidak cuma itu, jalan hidup Yoab berakhir tragis, ia dibunuh oleh Salomo (1 Raja-raja 2:28-34) yang mematuhi wangsit ayahnya, Daud (1 Raja-raja 2:5-6).
Butuh waktu lama untuk menjawab tanya itu, sampai aku yakin Tuhan menyingkapkannya untukku, ketika membaca Ulangan 32:35. Tuhan tidak menghendaki kita membalas dendam, sebab hak Tuhan dendam dan pembalasan. Itulah cinta. Cinta tidak mendendam apa-lagi membalas dendam. Dapatkah kita bertindak seperti ini? —Liana Poedjihastuti
...Ia (kasih) tidak menyimpan kesalahan orang lain.
—1 Korintus 13:5

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________