Baca: Filemon 4-7
Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan, sebab hati orang-orang kudus telah kauhiburkan, saudaraku.
Filemon 7
Filemon adalah seorang Kristen yang ber-kedudukan tinggi di masyarakat Kolose. Ia mempunyai seorang budak, Onesimus, yang lari dari rumahnya karena mencuri uang. Oleh pekerjaan Paulus, Onesimus menjadi Kristen dan melayani Paulus dengan setia, termasuk ketika Paulus di penjara. Paulus sangat menghargai pelayanan Onesimus, terkesan akan imannya, sehingga ia mengatakan bahwa Onesimus “sangat berguna baik bagimu maupun bagiku”, serta menyebutnya sebagai “buah hati”-nya (ayat 11-12).
Selanjutnya, Paulus ingin mendamaikan Onesimus dengan Filemon, dengan menyuruhnya kembali ke tuannya, meski sebenarnya Paulus sendiri masih sangat memerlukan dia. Tetapi hubungan baik antara Filemon dan Onesimus harus dipulihkan kembali. Dalam hal ini, meskipun Paulus mempunyai kewibawaan rohani yang besar terhadap Filemon untuk memerintahkan dia supaya menerima kembali Onesimus, namun Paulus tidak menggunakan kewibawaannya itu. Ia tidak memerintahkan, melainkan dengan rendah hati meminta Filemon supaya mau menerima kembali Onesimus. Paulus berani mengambil sikap yang seperti itu karena yakin akan iman dan kasih Filemon kepada saudara-saudara seimannya, sehingga tanpa diperintah pun ia pasti mau menerima kembali Onesimus, apalagi ia sudah menjadi pengikut Kristus dan pelayan Paulus yang setia.
Apa yang diperbuat oleh Paulus, Filemon dan Onesimus dalam proses rekonsiliasi mereka itu sungguh patut kita teladani, sebab di sini tampak jelas betapa kasih sangat berperan. —Pdt. Em. Sutarno.
Kasih itu tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
—1 Korintus 13:5

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________