Baca: 2 Korintus 4:16-18
Sebab itu kami tidak tawar
hati, tetapi meski-pun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia
batiniah kami dibarui dari sehari ke sehari.
2 Korintus 4:16
Manusia merupakan makhluk
psiko-somatis. Keberadaannya itu mencakup dua aspek, batiniah atau rohaniah,
dan lahiriah atau jasmaniah. Kedua aspek tersebut dapat, dan memang perlu
dibeda-bedakan, namun tidak dapat dipisah-pisahkan. Dalam hu-bungan itu Paulus
bersaksi, bahwa meskipun keadaan jasmaniahnya itu oleh berbagai hal, misalnya
bertambahnya usia, gangguan kesehatan, penderitaan dan siksaan, dan sebagainya,
namun keadaan rohaniahnya tidak, karena terus dibarui.
Roma 5:3-4 ia menyatakan, “Kita
malah bermegah juga dalam ke-sengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa
kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji,
dan tahan uji me-nimbulkan pengharapan.” Inilah rupanya yang dimaksudkannya,
ketika ia dengan tegas bersaksi bahwa manusia batiniahnya itu “dibarui dari
sehari ke sehari”. Dengan kata lain, segala sesuatu yang membuat keadaan
lahiriah atau jasmanih kita itu merosot, hendaknya jangan sampai membuat
keadaan batiniah atau rohaniah kita juga ikut merosot, melainkan justru dibarui
atau menjadi semakin kuat karena tetap berpengharapan.
Keyakinan Paulus yang demikian itu
telah mampu membuatnya “tidak tawar hati”, meski secara lahiriah harus
mengalami berbagai ketidakenakan dan penderitaan itu. Terlebih-lebih ia juga
yakin, bahwa “penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan
kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita” (Roma 8:18). —Pdt. Em. Sutarno.
Doa: Tuhan, karuniakan kepada kami keyakinan
seperti yang ada
pada Paulus, sehingga kami juga menjadi
tidak akan tawar hati dan
berputus asa menghadapi berbagai kemerosotan
yang harus kami
alami akibat semakin bertambahnya umur kami.
Amin.
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________