Baca: Filipi 1:9-11
Sehingga kamu dapat memilih apa
yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus.
Filipi 1:10
Ada pesan
romantis yang ditulis Adam dan istri Nuh. “Hawa sayangku, kau adalah
satu-satunya gadisku. Tanpamu rasanya aku sendirian di dunia ini,” demikian
tulis Adam. Istri Nuh menulis untuk suaminya, “Nuh, aku tidak mengeluh,
sayang. Tapi ketika engkau mengatakan bahwa kita akan pergi berlayar untuk
ulang tahun pernikahan kita, aku membayangkan sesuatu yang lain dalam
pikiranku.” Romatis bukan?
Bagaimana kalau
hal seperti itu kita berlakukan kepada Tuhan. Di usia lanjut bila kita
memiliki hubungan yang romantis dengan Tuhan, maka hari Tuhan tidak lagi
menakutkan.
Berikan kasih
yang melimpah kepada Tuhan dan sesama. Paulus berdoa semoga kasihmu makin
melimpah. Kasih Tuhan sudah terbukti, tinggal bagaimana kita membalas kasih-Nya
dan menyatakan kasih kita kepada sesama. Mulailah dari diri sendiri.
Hubungan yang
dekat akan memberi kepekaan. Apa yang kita pilih di usia lanjut? Merasa
hebat, masih kuat, punya pengaruh dan berkuasa? Sebaiknya kita memakai ilmu
padi, semakin berisi semakin menunduk. Jika kita menunduk, maka ada dua hal
kita dapatkan: Kita mendekat kepada Tuhan dan kita menghormati mereka yang
membanggakan kita di usia lanjut.
Hidup tanpa
cacat dan padat berisi. Suci dan tak bercacat serta penuh dengan buah
kebenaran seharusnya menjadi kerinduan kita di usia lanjut. Bila saatnya tiba,
tinggalkan senyum kepada mereka, jangan raut muka yang masih penuh beban berat.
Damai sejahtera akan menyertai kita dan untuk mereka yang melihat kepergian
kita, setuju? —Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.
Hidup romantis di dunia bisa berakhir tetapi
hidup romantis dengan
Tuhan akan ada selama-lamanya baik di dunia
maupun di surga.
=================================================
Bilamana ingin berlangganan Rp 4.000,00 per edisi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________