Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Rabu, 18 Mei 2011

Biji Sesawi dan Ragi

Baca: Matius 13:31-34
Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apa­bila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar daripada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya... Hal Kerajaan Surga itu seumpama ragi....  Matius 13:32-33
Tuhan Yesus mengumpamakan hal Keraja-an Surga seumpama biji sesawi yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar daripada sayuran lain, bahkan menjadi pohon, hingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.” (ayat 31-32). Kera­jaan Surga juga seumpama ragi yang diambil dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya (ayat 33).
Biji sesawi memerlukan ladang untuk da-pat tumbuh, dan ragi dapat mengkhamirkan bila diadukkan ke dalam tepung. Seperti penabur benih dan perempuan pembuat adonan itu, tentunya Tuhan menginginkan kita menjadi lahan yang baik agar firman-Nya dapat tinggal dan tumbuh, dan dengan begitu kita pun menjadi pribadi yang bertumbuh.
Pertumbuhan juga ditunjukkan melalui hasil yang nyata. Pertumbuh-an biji sesawi akan melampaui pertumbuhan sayuran yang lain, bahkan akan menjadi tempat bersarang bagi burung-burung. Tentang ragi, dari pengalaman saya, setiap satu gram ragi dapat memuaikan lima puluh gram tepung! Ini berarti bahwa ragi dapat memberikan perubahan yang luas.
Jika kita mau memberikan hati kita sebagai lahan yang baik bagi fir­man Tuhan, berarti kita juga harus siap memberikan kesediaan untuk menyatakan Kabar Baik, kasih, karya dan keagungan Tuhan, melalui kata-kata dan sikap hidup, agar orang-orang yang mengenal kita dan orang-orang di sekitar kita mau mengenal Tuhan kita dan percaya kepada-Nya. Firman Tuhan yang hidup dalam diri kita harus mendatangkan manfaat yang optimal. —Ocky Sundari
Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar
firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus
kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh
kali lipat.” —Matius 13:23



=================================================
Diambil dari Renungan Harian MUSA, Penerbit: Sanggar Mitra Sabda, Jl. Merdeka Utara I-B/ 10; SALATIGA 50714; Telp/Fax: 0298-325176,  E-mail: mitrasabda@yahoo.co.id


Bilamana ingin berlangganan  Rp 4.000,00 per edisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________