Baca: Mazmur 141:3
Awasilah mulutku, ya Tuhan,
berjagalah pada pintu bibirku!
Mazmur 141:3
“Kalau mau
sehat, orang harus bisa jamu,” kata ibu saya suatu kali ketika beliau
ber-kunjung ke rumah saya.” “Jamu apa?” tanya saya ingin tahu. “Jaga mulut.
Mulutnya dijaga jangan sampai makan sembarangan. Orang sakit itu banyak disebabkan
oleh makan yang tidak dikontrol,” jawab ibu saya. Ups, jadi jamu yang
dimaksud ibu saya itu ternyata jaga mulut. Saya lalu bertanya kepada
ibu saya darimana datangnya falsafah itu. Inilah kisahnya.
Beberapa waktu yang lalu ibu saya
mengalami masalah dengan giginya. Dalam usianya yang mendekati 80 tahun, hanya
beberapa gigi yang masih tinggal. Hampir semua giginya sudah diganti gigi
palsu. Rupanya gigi palsu ini pun bermasalah. Karenanya ibu saya tidak bisa
makan dengan nyaman beberapa waktu lamanya, bahkan sampai saat ini.
Untuk usianya,
kondisi fisik ibu bisa disebut masih bugar. Tak heran, karena ia ketat menjaga
makan dan berolahraga. Namun sejak ada ma-salah dengan giginya, ibu kehilangan
selera makannya.
Ibu baru menyadari betapa tidak
nyamannya tidak memiliki gigi. Bukan hanya itu, ibu saya juga mendapat hikmah
dari peristiwa ini. Katanya “O, mungkin supaya tidak makan sembarangan ya,
Tuhan membuat orang tua kehilangan gigi.”
Betul juga pikir
saya. Sejalan dengan itu, orang juga harus jaga mulut dari membicarakan
orang, menjelek-jelekkan orang, mengeluh, mengumpat, berdusta, dan yang lainnya
supaya sehat mental dan rohaninya. Untuk itulah kita memohon agar Tuhan
berjaga-jaga di pintu bibir kita. Anda mau mencoba falsafah jamu? Jamu...
jamu...! —Liana Poedjihastuti.
Di dalam banyak bicara pasti ada
pelanggaran, tetapi siapa
yang menahan bibirnya, berakal budi. —Amsal
10:19
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________