Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Rabu, 21 Maret 2012

Seberapa Jauh


Baca : Roma 10:4-15
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan dise­lamatkan. (Roma 10:10).
Apa yang disampaikan rasul Paulus ke­pada jemaat di Roma dalam bacaan kita menarik untuk diperhatikan. Siapa tahu, pesannya cocok juga buat kita di sini dan hari ini.
Pertama, pesannya adalah bahwa dalam zaman Hukum Taurat dulu manusia dibe-narkan karena melakukan Hukum Taurat. Tapi, dalam zaman Kristus sekarang ini, karena sudah ternyata Kristuslah satu-satu-nya yang sanggup memenuhi Hukum Taurat, maka sekarang manusia dibenarkan karena beriman kepada Kristus. Inilah “Hukum Baru.” Sebuah kabar sukacita.
Kedua, Paulus menjelaskan tentang apa itu beriman. Beriman adalah mengaku dengan mulut, dan percaya dengan hati. Antara keduanya haruslah menyatu.
Ketiga, Paulus menegaskan bahwa “Hukum Baru” tadi berlaku buat semua orang tanpa pandang bulu. Namun, kabar sukacita dari “Hukum Baru” itu baru akan sampai ke telinga semua orang bilamana mereka yang sudah mendengarnya kemudian meneruskannya. Maka mereka yang meneruskan kabar sukacita itu akan disebut pembawa kabar baik (Roma 10:15) Dan, para pembawa kabar baik ini adalah mereka yang beriman dengan benar : mengaku dengan mulut, percaya dengan hati.
Jadi, mestinya seperti itulah semua orang Kristen. Antara mulut dan hatinya satu dalam laku. Apakah kenyataannya sudah seperti itu? Se-sungguhnya, secara fisik antara mulut dan hati itu jaraknya tak lebih dari sejengkal. Tapi dalam kenyataannya acap kali jaraknya teramat jauh. Sebab sering mulut berkata A, tapi sebenarnya hati berkata B. Sehingga yang dikatakan tidak dilakukan, yang dilakuklan bukan yang dikatakan. Yang seperti ini bukanlah pembawa kabar baik. –Handoyo

Agar setiap kita bisa menjadi pembawa kabar baik, marilah kita bertanya : seberapa jauhkah jarak antara mulut dan hati kita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________