Baca:
Matius 15:11-20
Karena dari
hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan,
pencurian, sumpah palsu dan hujat.
(Matius 15:19)
Di dalam upaya manusia
untuk “tampil bersih” di hadapan Tuhan, tak jarang ada yang melakukannya dengan
berupaya maksimal membersihkan fisik/ jasmaninya. Ibaratnya sampai merasa perlu
mandi dan keramas di tujuh sumur. Atau pantang makan dan minum yang bisa
menajiskan tubuh, dan sebagainya.
Untuk kebersihan secara fisik, semua tadi oke
saja. Tapi, bukankah di hadapan Tuhan manusia itu dilihat justru bukan tampilan
fisiknya. Oleh sebab itu, pernah suatu ketika Tuhan Yesus mengecam orang-orang
yang bibirnya memuliakan Allah, padahal hatinya jauh dari Allah. (Matius 15:18)
Dan isi kecaman ini sebenarnya dikutip dari teguran yang pernah disampaikan
nabi Yesaya sekian abad sebelumnya (Yesaya 29:13).
Maka, kalau hari ini, di abad XXI ini masih
ada pula manusia yang berperilaku sama seperti yang ditegur Tuhan Yesus maupun
nabi Yesaya itu, wahai alangkah menyedihkannya. Rentang waktu sekian lama
ternyata tetap tidak menjadikan manusia berubah. Maka dengarlah
kembali teguran Tuhan Yesus. Bahwa bukan yang masuk ke mulut yang bisa
menajiskan orang, namun apa yang keluar dari hati.
Jadi, apa gunanya amat selektif memilih
makanan yang akan dimasukkan ke mulut demi tidak menajiskan tubuh. Tapi
sementara dari mulut itu justru acap keluar sumpah serapah, caci maki, dan
kata-kata kotor. Bahkan dari mulut yang satu suatu kali keluar kalimat indah
kutipan ayat, kidung rohani merdu mendayu. Tapi di lain kesempatan, kata-kata
keji penuh benci dan segala yang tidak pantas nyerocos juga dari situ. –Handoyo
Memang,
menjaga mulut itu penting, agar tidak sembarang apa boleh masuk. Tapi lebih
penting lagi menjaga agar tidak sembarang juga boleh keluar dari sana. Caranya,
hati-hatilah dengan hati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________