Baca: 2
Samuel 12:11-14
Walaupun demikian,
karena engkau dengan perbuatan ini telah sangat menista Tuhan, pastilah anak
yang lahir bagimu itu akan mati.
(2 Samuel
12:14).
Tuhan itu maha pengasih,
sehingga berkenan mengampuni orang yang mau mengakui dan menyesali dosanya,
seperti yang dinyatakan oleh Yohanes, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia
adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan
menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1Yohanes 1:9). Sayang, firman yang
sangat membesarkan hati itu sering lalu kita salah-artikan. Kita menganggap
bahwa oleh kasih-Nya, Tuhan pasti tidak akan pernah menghukum kita, asal setiap
kali kita melakukan perbuatan dosa, kita mau mengakui dan menye-salinya kepada
Tuhan. Akibatnya, kita lalu kurang serius dalam berupaya menaati hukum-hukum
Tuhan, atau lebih buruk lagi lalu menganggap enteng pelanggaran yang
kita lakukan, sehingga tidak pernah menjadi jera atau kapok berbuat
dosa.
Ketika diperingatkan oleh Nabi Natan, Daud
yang jatuh ke dalam dosa perzinahan dengan Batsyeba dan tega membunuh Uria,
dengan jujur dan spontan mengakui dosanya yang sangat keji itu. Ucapnya, “Aku
sudah berdosa kepada Tuhan.” Dia pun juga sangat menyesali perbuatannya itu,
sebagaimana terungkap dalam Mazmur 51 yang mengharukan itu. Meskipun demikian,
apakah segala sesuatunya lalu menjadi beres dan baik-baik saja bagi Daud? Ternyata
tidak. Meski oleh pengakuan dan penyesalannya itu hukuman Tuhan menjadi tidak
seberat yang seharusnya, yaitu mati, namun Daud tetap harus menanggung
berbagai malapetaka dalam hidupnya, sebagai hukuman atas dosanya itu.
–Pdt. Em. Sutarno
Jangan
sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur
orang, itu juga yang akan dituainya. Galatia 6:7

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________