Baca: Yohanes 14 : 23
Jawab Yesus:
“Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa- Ku akan
mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
(Yohanes 14 : 23 ).
Pada waktu pertama kali
saya datang di Ambon, saya memperhatikan beberapa orang tua di sana termasuk
mertua saya, mereka selalu membersihkan dan merapikan rumah pada malam hari
sebelum tidur. Konon kata mertua saya: ”Rumah harus tetap bersih dan rapi, kami
tidak tahu kalau Tuhan akan datang sebelum pagi, sebelum kami bangun, pasti Dia
tidak suka melihat rumah yang kotor dan acak-acakan”. Terlebih lagi pada event-event
yang penting seperti mendekati hari Natal, Paskah, bahkan perjamuan Kudus,
Anda bisa melihat rumah-rumah dicat baru, toko-toko kain ramai dikunjungi
pembeli orang-orang Kristen untuk membeli kain jendela (curtain) atau kain
pintu yang baru.
Yang lebih menarik lagi adalah pakaian baru
dengan pilihan warna yang disesuaikan untuk duduk dalam perjamuan Kudus,
teristimewa pada Paskah. Wanita-wanita muda yang sudah diperbolehkan mengambil
bagian dalam perjamuan Kudus sibuk mencari kain dengan warna yang cocok untuk
event tersebut.
Ya memang, rumah yang selalu rapi dan bersih,
berpakaian rapi, untuk menyambut kemuliaan Tuhan adalah suatu aspirasi yang
baik. Tetapi akhirnya saya mengerti bahwa bukan rumah tempat tinggal kita yang
dimaksud Tuhan tetapi HATI kita. Dalam kitab Yohanes 14:21, kita membaca dua
cara untuk menjadikan hati kita sebagai rumah Bapa, yaitu mengasihi Tuhan dan
mentaati segala ajaran-Nya dan memberlakukannya dalam kehidupan kita. Dengan taat akan
ajaran Tuhan kita mengasihi-Nya, yang berarti kita sudah menyiapkan rumah untuk
Tuhan, yaitu HATI kita, apabila Tuhan datang setiap waktu. Sudahkah Anda membersihkan hati Anda dari
segala kesombongan, kebencian, atau prasangka terhadap teman atau orang lain?
–Irene Talakua
Mampukan
kami Bapa untuk menyediakan hati yang bersih dari kesombong-an, kebencian, dan
prasangka terhadap siapa saja sehingga hati kami boleh menjadi rumah yang layak
untuk Bapa tinggal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________