Baca:
Yohanes 2:1-11
Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan
bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu mereka pun membawanya.
Yohanes 2:8
Menerima
berkat dan menjadi berkat se-ring menjadi permohonan dalam doa-doa kita.
Meskipun ingin, kenyataannya, kita sering meragukan kapan dan bagaimana bisa
menjadi berkat, mengingat keadaan kita saat ini: lemah, sakit, tua, tak punya
sarana dan seterusnya. Bahkan sebagian dari kita barangkali berseloroh, “Ah,
mana mungkin menolong dan menjadi berkat buat orang lain? Seperti orang buta
menuntun orang buta saja....” Benarkah kita tak bisa menjadi berkat sebagai
ungkapan syukur atas berkat Tuhan?
Mungkin tak terlintas dalam benak kita, bahwa seorang
tunanetra akan bisa menjadi berkat buat banyak orang. Tetapi terbukti bahwa
Priska, salah seorang pemenang Kick Andy Heroes 2011, adalah seorang wanita
tunanetra yang tidak hanya bisa hidup mandiri, tetapi juga menjadi penolong bagi
seratus orang lain, yang semuanya menderita kekurangan fisik atau mental?
Priska, yang tak juga diinginkan kelahir-annya, telah menjadi kekasih dan
penolong bagi mereka semua (Suara Merdeka, 25 Maret 2011).
Yang terjadi pada Priska mengingatkan kita pada mukjizat
Tuhan, yaitu ketika Tuhan Yesus mengubah air menjadi anggur. Terbukti bahwa
sesuatu yang biasa (bahkan oleh sebagian kita malah diabaikan) telah
dijadikan-Nya luar biasa, tidak hanya untuk satu dua orang, tetapi bahkan
untuk banyak orang.
Mungkin kita merasa diri kurang
berarti; menolong diri sendiri pun tak sanggup. Tetapi dengan permohonan,
ketekunan, iman dan oleh rahmat Tuhan, kita dapat menjadi apa pun yang
Dia inginkan. Maukah kita dijadikan berkat? —Ocky
Sundari.
“Setelah lahir, kita dihadapkan pada pilihan, apakah
akan kita isi dengan
hal negatif atau hal yang bermanfaat bagi orang lain.”
—Priskilla, Suara Merdeka, 25 Maret
2011

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________