Baca: 1
Raja-raja 19:1-8
...Bangunlah,
makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu.
1 Raja-raja19:7
Ada sebuah dongeng kuno. Pada suatu hari iblis menjual
perabotan yang harganya sangat tinggi untuk mematahkan semangat manusia, kata
iblis: “Dengan alat ini aku bisa memaksa masuk ke dalam hati manusia dan
membuatnya depresi.” Nabi Elia telah terkena alat yang ampuh ini sampai ia
putus asa dan ingin mati (ayat 4). Adakah Tuhan membiarkan seorang nabi Tuhan
menjadi seperti itu? Tuhan mengutus malaikat-Nya, mengirim roti bakar dan air
dalam kendi. Apa artinya semuanya itu?
Jangan mengabaikan utusan Tuhan
yang datang kepada kita. Dalam kondisi susah, kecewa, menderita kadang kita
tidak mau men-dengar orang lain dan menganggap diri sendiri paling sengsara dan
menderita. Semua orang yang datang dianggap hanya penonton atas kesedihan kita.
Cobalah membuka diri siapa tahu orang yang memberi perhatian kepada kita adalah
“malaikat-Nya” (ayat 5).
Mendengar suara Tuhan lebih
baik daripada menutup telinga rapat-rapat. Hanya dua kata Tuhan perintahkan Elia: “Bangunlah,
makanlah” dan kata itu diulanginya lagi (ayat 7). Berjaga adalah cara yang
tepat untuk melawan godaan iblis yang selalu menginginkan kita putus asa. Makan
membuat hidup menjadi kuat kembali. Menuruti suara iblis akan menutup telinga
kita kepada firman Tuhan.
Badai hidup bukan dibiarkan
tetapi dikelola dengan bijak. Tanpa tantangan ke depan, Elia tidak akan
segera makan dan minum yang disediakan Tuhan. Dengan kata-kata dan jamahan
Tuhan, Elia menjadi kuat kembali. Badai hidup yang kelam berubah menjadi langit
cerah (ayat 8). —Pdt. Andreas Gunawan Pr.
Menghadapi badai hidup hanya ada pilihan: Mau dijamah Tuhan
atau mau terus
dirongrong iblis sampai tak berdaya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________