Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Rabu, 03 Agustus 2011

Berkat Terbesar

Baca: Yohanes 14:25-27
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Yohanes 14:27

Jikalau kita berbicara atau memikirkan ten-tang berkat Tuhan, maka yang kita maksud­kan ialah hal-hal yang baik, yang kita terima dari-Nya. Dan hal-hal yang baik itu utama-nya ialah yang menyangkut kehidupan ma­terial-lahiriah, seperti kecukupan ekonomi-finansial, kesehatan tubuh, tidak tertimpa musibah, dan sebagainya. Dalam hal ini, kita tidak menyadari bahwa berkat-berkat Tu­han tidak hanya terbatas pada hal-hal yang sifatnya lahiriah-material saja, melainkan juga rohaniah-spiritual. Ini disebabkan hakikat keberadaan kita tidak hanya bersifat tunggal, melainkan ganda, yaitu lahiriah-material dan rohaniah-spiritual. Oleh sebab itu, kita membutuhkan tidak hanya berkat-berkat yang sifatnya lahiriah-material saja, melainkan juga yang rohaniah-spiritual, seperti misalnya kebenaran, keadilan, kebijaksanaan, kebahagiaan dan lain sebagainya.
Terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan hidup yang sifatnya ganda itu melahirkan rasa puas dan damai sejahtera. Oleh sebab itu, damai sejahtera itu sesungguhnya merupakan pusat dan tujuan terakhir dari segala sesuatu yang kita inginkan dan butuhkan dalam hidup ini. Dalam hubungan ini dapat kita pastikan bahwa berkat terbesar dari semua berkat-berkat Tuhan itu adalah damai sejahtera yang dapat kita rasakan dalam hidup kita. Dan itu sudah dijanjikan Tuhan Yesus bagi kita. “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu”. Oleh sebab itu Paulus menasehati, agar kita meyatakan semua keinginan kita kepada Allah, maka damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan memelihara kita dalam Kristus (Filipi 4:6-7). —Pdt. Em. Sutarno.

Doa: Tuhan, ajarlah dan mampukanlah kami memahami serta
menikmati damai sejahtera-Mu, meski tidak seperti
sejahtera duniawi yang kami inginkan. Amin.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________