Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Senin, 01 Agustus 2011

Karena Bencana


Baca: Yesaya 45:6-7
Yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan mencipta­kan nasib malang; Akulah Tuhan yang membuat semuanya ini.
Yesaya 45:7


Anda pasti pernah mendengar nama Danau Toba, danau vulkanik terbesar di Indone­sia, bahkan di Asia Tenggara. Barangkali Anda malah sudah pernah melihat danau ini. Tetapi siapa sangka danau cantik nan menawan di Sumatera Utara ini terjadi dari bencana mahadahsyat letusan gunung berapi super (super volcano). Letusan gu­nung Sinabung dan Merapi belum seberapa dibandingkan dengan letusan gunung Toba ini. Bayangkan kedahsyatannya.
Debu letusan Gunung Toba membumbung hingga ketinggian 10 km di atas muka laut. Berputar mengelilingi planet bumi paling sedikit 6 kali, menyebar ke seluruh muka bumi, termasuk Kutub Utara. Seluruh permukaan Asia Selatan tertutup abu vulkanik setebal paling tipis 15 cm. Suhu rata-rata dunia turun 3-5 derajat Celsius, dan selama satu milenium atau seribu tahun Planet Bumi mendingin, nyaris mendekati keadaan zaman es. Peristiwa ini me­nyebabkan kematian massal tetumbuhan, binatang, dan manusia. Bahkan memunahkan beberapa spesies dan secara drastis mengurangi populasi manusia saat itu. Letusan Gunung Toba adalah letusan mahadahsyat, letusan gunung berapi terhebat sepanjang sejarah manusia. Kengerian yang terjadi saat itu sungguh tak terbayangkan.
Apa yang kita pelajari dari bencana ini? Rupanya alam pun menun­jukkan prinsip yang sama, bahwa dari suatu bencana atau masalah dapat muncul sesuatu yang baik, yang indah. Demikianlah, tinggal kita per­cayai bahwa Tuhan mengizinkan peristiwa mujur dan malang terjadi dalam hidup kita dengan maksud baik seturut kebijaksanaan-Nya. —Liana Poedjihastuti.

Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang ini pun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya.
—Pengkhotbah 7:14

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________