Baca: Lukas
5:17-19
Karena
mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ,
naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang
itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak, tepat di depan Yesus.
Lukas 5:19
Dari kisah orang lumpuh yang diusung oleh teman-temannya
ke depan Yesus agar disembuhkan dari sakitnya, kita memperoleh pelajaran yang
sangat berharga menge-nai pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama
yang menderita. Orang yang lumpuh tidak mungkin datang sendi-ri kepada Yesus.
Ia membutuhkan bantuan orang lain. Untunglah ada sekelompok orang yang memiliki
solidaritas dan kepedulian akan penderitaannya, sehingga secara bersama-sama
rela membantunya, dengan mengusung dia ke hadapan Yesus.
Ternyata usaha mereka tidak mudah dan mengalami hambatan serius. Oleh
banyaknya orang yang mengerumuni Yesus, mereka tidak dapat membawanya ke
hadapan-Nya. Namun mereka tidak menyerah oleh keadaan. Dengan cara yang tidak
biasa dan bahkan cukup nekat, mereka naik ke atap, menjebolnya, dan menurunkan
orang lumpuh itu tepat di depan Yesus. Maka tertolonglah orang itu.
Di dalam hidup ini ada begitu banyak orang sengsara dan
menderita, yang tidak mampu keluar dari penderitaan mereka itu, kalau tidak
di-bantu oleh orang lain. Untuk itu pertolongan yang dibutuhkan dapat diberikan
secara perseorangan, tetapi sering harus dilakukan secara bersama-sama oleh
kelompok. Selain itu, di dalam memberikan pertolongan, sering muncul berbagai
hambatan dan rintangan. Dalam hal ini, kita jangan cepat-cepat berhenti
berupaya menolong, karena dikalahkan oleh hambatan-hambatan itu. Kita harus kreatif mengatasi
keadaan, dan bahkan kalau perlu agak nekat demi tertolongnya
orang yang menderita! —Pdt. Em. Sutarno.
Kita, secara
sendiri maupun bersama, terpanggil untuk memberikan
pertolongan kepada
yang membutuhkan, tanpa harus menyerah
pada hal-hal yang
menghambatnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________