Baca: Kejadian 50:15-21
...tetapi Allah telah mereka-rekakannya
untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti ini, yakni memelihara hidup
suatu bangsa yang besar.
Kejadian 50:20
Ada suku terpecil dan belum beradab di bagian dunia ini yang selalu
mengutuki matahari karena ketidaksenangan mereka terhadap panas yang
dipancarkannya. Ada sebuah tulisan yang mengomentari berita itu, demikian:
“Mereka lupa bahwa mereka berutang pada matahari yang dikutuki itu untuk
terang, makanan, kesuburan negeri mereka dan untuk beribu-ribu berkat yang
lain. Matahari jangan cuma dirasakan pa-nasnya, tetapi rasakan juga berkatnya.”
Yusuf
mengalami hal-hal yang tidak enak sejak muda, tetapi ketaatan-Nya kepada Allah
mengantar dia menjadi raja Mesir. Bagaimana mengubah badai menjadi berkat?
Jangan mengurangi sedikit pun
ketaatan kita kepada Allah. Yusuf dalam berbagai “badai” yang dialaminya, tetap
taat kepada Allah sehingga Allah dengan mudah mengarahkan Yusuf.
Badai tidak sama dengan angin
sepoi-sepoi. Badai
pasti keras dan garang yang membuat orang tidak tahan menghadapinya. Yusuf
dibenci, dimasukkan sumur, dijual sebagai budak oleh saudara-saudaranya
sendiri. Difitnah oleh istri Potifar. Namun Yusuf tidak mengutuki Allah dan
putus asa. Badai tetaplah badai namun ada masanya akan berhenti. Percayalah!
Di balik badai ada tangan Allah
yang bekerja. Siapa
yang meng-gerakkan badai kalau bukan Allah? Beriman bukan berarti tanpa
“badai”. Jika kita percaya di balik badai ada Allah yang bekerja, maka ketika
badai berlalu, akan ada ucapan syukur yang keluar dari mulut kita. Belajarlah dari
pengalaman Yusuf. Bagi Yusuf “badai” itu berkat yang mengantarnya menjadi raja
Mesir. —Pdt. Andreas Gunawan Pr.
Di dunia semua ada
batasnya dan badai pasti berlalu, yang penting
carilah berkat
Tuhan di balik badai yang menakutkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________