Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Minggu, 26 Juni 2011

Hidup Berbuah

Baca: Mazmur 72:17-18
Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dike­nal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia. Terpujilah Tuhan, Allah Israel, yang melakukan perbuatan yang ajaib seorang diri.
Mazmur 72:17-18
Ketika ibu saya, Sri Indriati, meninggal dunia di Malang tanggal 21 Agustus 2010 dalam usia 80 tahun, saya menemukan ayat ini di dalam Alkitab yang biasa dipakai ibu ke gereja. Dicoret dengan spidol merah dan hijau, agar guratan maknanya jelas. Lalu ada tulisan tangan yang menyalin sama persis kata-kata yang terdapat dalam ayat ini, dan diletakkan dalam Alkitabnya. Ayat ini bukan hanya berhenti menjadi ayat favorit-nya, tetapi juga dihidupi dalam seluruh kehidupannya.
Benar yang dikatakan pemazmur: Setiap orang disiapkan menjadi pengajar. Tuhan adalah Pendidik Agung kita, yang telah mendidik kita mengenal kasih-Nya. Tetapi Tuhan juga mau supaya kita menjadi pengajar bagi orang lain. Tugas tiap orang beriman adalah memberitakan perbuatan Allah yang besar-ajaib. Bukan hanya melalui kata-kata, tetapi melalui perilaku hidup dan keteladanan.
Rasakan kasih karunia Allah setiap hari. Kekuatan bukan sesuatu yang kita ciptakan sendiri. Kekuatan juga tidak dapat dibeli dengan nilai rupiah. Kekuatan adalah kasih karunia Allah yang ditambahkan setiap hari. Kekuatan Tuhan datang ketika kekuatan kita tidak mencukupi lagi, saat kita merasa kehabisan sumber energi. Kala tubuh menjadi tua dan renta, kekuatan batin kita semestinya makin menyala-nyala, menceri­takan kebaikan Tuhan, kasih dan pemeliharan Tuhan. Itu adalah pokok bahasan materi yang tidak akan pernah tamat diberitakan sepanjang hidup kita.
Berdoalah agar menjadi berkat. Ini kesempatan yang masih Tuhan berikan. —Pdt. Agus Wiyanto
Menjadi pendoa untuk orang lain adalah tanda bahwa kita masih bertumbuh dan berbuah.

===============================================================
Diambil dari Renungan Harian MUSA, Penerbit: Sanggar Mitra Sabda, Jl. Merdeka Utara I-B/ 10; SALATIGA 50714; Telp/Fax: 0298-325176,  E-mail: mitrasabda@yahoo.co.id


Bilamana ingin berlangganan  Rp 4.000,00 per edisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________