Baca:
Roma 5:3-5
Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita
tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan
tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
Roma 5:3-4
Siapa yang mau menderita? Rasanya
cuma orang bodoh saja yang mau menderita. Kalau saja bisa memilih tentu kita
akan memilih untuk tidak menderita. Sayangnya, penderitaan tidak bisa kita
elakkan, itu adalah bagian dari hidup kita. Kita menderita karena berbagai
masalah yang menimpa kita.
Tidak demikian halnya dengan Paulus.
Alih-alih merasa gusar atau lari dari penderitaan, dia malah berkata “...kita
malah bermegah juga dalam kesengsaraaan kita, karena kita tahu, bahwa
kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan
tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena
kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah
dikaruniakan kepada kita.”
Sebelum Yusuf sampai ke istana
Firaun dan menjadi mangkubumi di Mesir (Kejadian 42:6), ia menempuh jalan
panjang penuh penderitaan. Dijual oleh saudara-saudaranya sebagai budak,
difitnah oleh isteri Potifar, dan akhirnya menjadi terpidana di penjara.
Tetapi, melewati perjalanan penuh derita itulah ia akhirnya sampai ke istana,
mendapat kemuliaan dan menjadi berkat bagi keluarga dan bangsanya.
Demosthenes gagap. Dia mengisi
mulutnya dengan batu-batu dan berjalan-jalan di tepi pantai sambil berteriak
kepada ombak. Dia me-ngalami perjuangan yang berat sebelum akhirnya, meski
cacat, ia menjadi seorang ahli pidato ternama di Yunani.
Apakah saat ini Anda sedang dalam
penderitaan? Seperti Yusuf dan Demosthenes, Anda juga pasti bisa bertumbuh melalui penderitaan yang Anda
alami. —Liana
Poedjihastuti
Jangan
takut pada penderitaan. Siapa tahu itu merupakan jalan menuju rahmat.
===============================================================
Diambil
dari Renungan Harian MUSA,
Penerbit: Sanggar Mitra Sabda, Jl. Merdeka Utara I-B/ 10; SALATIGA 50714;
Telp/Fax: 0298-325176, E-mail: mitrasabda@yahoo.co.id
Bilamana
ingin berlangganan Rp 4.000,00 per edisi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________