Baca: Kejadian
18:1-15
Sesungguhnya Aku akan kembali
tahun depan mendapatkan engkau,
pada waktu itu Sara, istrimu,
akan mempunyai seorang anak laki-laki.
Kejadian 18:10
Badannya tinggi
tapi tidak kurus, kacamatanya sangat tebal namun semangatnya luar biasa.
Ketika memasuki usia pensiun sebagai hakim (63 tahun), dia memilih mengambil
program pasca sarjana S2. Setelah lulus, bukannya menikmati hidup bersama anak
dan cucu melainkan bersekolah lagi ke jenjang doktor. Di usia 68 tahun gelar
Doktor disandangnya, tetapi dia belum puas dan memilih menjadi dosen di
beberapa universitas. Saat ini usianya 72 tahun. Ketika saya bertanya kepada
Bapak—sapaan saya untuknya, mengapa tidak bersantai saja bersama cucu?
Jawabnya, “Masih ada ba-nyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk negara ini
agar maju dan adil.” Istrinya seorang profesor yang juga mengajar di beberapa
universitas. “Apakah ibu tidak lelah harus keluar kota setiap minggu?” tanya
saya suatu kali. Jawabnya, “Saya senang membagi ilmu kepada murid-murid, hanya
itu yang saya punya dan dapat saya bagikan.”
Cerita ini
adalah sedikit dari banyak kisah tentang dosen-dosen yang masih berkarya di
usia senja. Mereka terus berkarya tidak mengenal usia. Cerita ini mengingatkan
saya kepada Abraham. Di tengah-tengah kegalauannya untuk mendapatkan keturunan
di usia senjanya, Abraham telah bertemu dengan Tuhan melalui tiga orang yang
berdiri didepan kemahnya (ayat 1-2). Karya dan simpati Abraham kepada mereka,
telah menuai berkat sehingga Abraham dikarunia anak. Tidak ada kata terlambat
bagi Tuhan, untuk kita selalu berkarya. Mari kita terus berkarya untuk sesama.
—Pramudya
Tuhan hadir menghampiri kita melalui
orang-orang
di sekitar kita, mari kita buka pintu hati
kita.
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________