Baca: Mazmur 90:12
Ajarlah kami menghitung
hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.
Mazmur 90:12
Ada yang kita
genggam dalam hidup kita. Sesuatu yang berharga biasanya digenggam
erat-erat, seolah tidak boleh hilang atau terlepas dari tangan kita. Jabatan,
karier dan kedudukan sering kali kita genggam erat- erat, supaya tidak jatuh ke
tangan orang lain. Bahkan kalau perlu kita pertahankan mati-matian. Namun
karena faktor usia yang tidak dapat dicegah, orang harus rela melepaskan
semuanya itu dan memasuki babak baru pada saat pensiun. Kita harus iklas dan legowo
menyerahkan kepada yang lebih muda.
Kita buka
genggaman tangan kita, itu adalah langkah kedua sesudah kita sadar bahwa
kita harus menyerahkan kepemimpinan kita kepada yang lebih muda. Kita menarik
diri selangkah, mundur ke belakang, tiba saatnya kita menjadi seorang pengamat
dan penasihat. Membiarkan orang lain yang menentukan keputusan dan kita tidak
menjadi sosok penyulit di sampingnya.
Kita cari
peran baru yang masih dapat dilakukan. Sosok pensiun-an bukan menjadi
laskar tidak berguna yang sudah tidak dapat apa-apa. Dalam waktu luang kita
dapat menjadi penulis yang produktif, dengan segudang pengalaman yang dapat
menjadi wahana belajar bagi siapa saja yang rindu untuk belajar mendapatkan
kearifan kehidupan, menekuni hobi baru, aktif dalam kegiatan sosial termasuk di
gereja. Itu adalah tindakan yang jauh lebih bijaksana dan berguna dan orang
lain akan merasakan manfaatnya.
Pemazmur mengajarkan ajar kita
bijak menghitung hari-hari kita agar kita mendapatkan makna hidup yang
bijaksana. Termasuk menjalaninya dan mengisinya dengan bermakna. —Pdt. Agus
Wiyanto.
Hari hari hidup manusia adalah terus maju ke
depan,
bukan mundur ke belakang dan kembali ke masa
silam.
Sambutlah hari baru dengan semangat baru.
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________