Baca: Mazmur 1
Ia seperti pohon yang ditanam
di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak
layu daunnya; apa saja yang diper-
buatnya berhasil.
Mazmur 1:3
Hampir setiap
orang takut dengan kege-mukan. Ada yang gemuk minta dikuruskan, yang kurus
minta gemuk. Manusia memang repot. Mendengar obesitas, orang menjadi
takut karena penyakit yang satu ini membuat orang susah bergerak dan berubah
bentuk kurang menarik. Bagaimana dengan obesitas rohani? Gemuk secara rohani
tidak membuat orang takut, tetapi justru bersyukur karena asupan gizi yang dari
Tuhan benar-benar berlebih. Pemazmur mengalami hal itu. Bagaimana caranya agar
kita gemuk se-cara rohani?
Posisikan di
tempat Tuhan bukan di tempat lain. Pemazmur berjalan, berdiri dan duduk di
tempat yang disediakan Tuhan (ayat 1). Di usia lanjut setelah sekian tahun kita
berjalan, berdiri, duduk dalam ke-sibukan mengurus anak-anak, usaha, dan
karier, apakah tidak sebaiknya kita mulai menempatkan diri di posisi Tuhan?
Cobalah!
Ubah kesukaan
duniawi menjadi kesukaaan surgawi. Pemazmur berkata bahwa kesukaannya ialah
Taurat Tuhan. Di usia lanjut agar men-cegah pikun usahakan untuk sering membaca
agar mendapat manfaat ganda dari kegiatan itu, yaitu mencegah kepikunan dan
gemuk dengan firman Tuhan. Cobalah!
Jika hati
senang, maka penampilan tetap semangat. Pemazmur menulis bahwa pohon yang
ditanam di tepi aliran air tidak layu daunnya. Hidup yang terus diisi dengan
firman Tuhan akan beda penampilannya dengan hidup yang kosong. Tetap semangat,
ceria dan optimis meng-hadapi hari depan. Cobalah pasti bisa! —Pdt. Em. Andreas
Gunawan Pr.
Obesitas rohani adalah gemuk dari dalam,
tetapi tetap tampil
menarik karena cahaya Ilahi menyembul
keluar.
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________