Baca: Lukas 18:13
Ya allah,
kasihanilah aku orang berdosa ini.
Lukas 18:13
Seorang misionaris di China memiliki sebuah gereja
kecil dan sederhana tanpa hiasan apa pun. Suatu hari menjelang Paskah beberapa
umat pergi ke gereja yang lebih besar di kota lain. Mereka melihat gereja
besar itu penuh dengan poster dan hiasan-hiasan berwarna warni. Timbul
keinginan untuk juga menghias gereja mereka di desa. Mereka tiba kembali ke
desa pada hari Sabtu sunyi. Tak ada kesempatan lagi untuk membuat hiasan.
Setelah berunding, akhirnya mereka cepat-cepat pergi ke binatu, meminjam
beberapa potong pakaian bersih. Mereka menggantungkan pakaian-pa-kaian bersih
itu pada sebuah bambu panjang membentang dalam gereja. Tentu saja misionaris
itu terkejut melihat hiasan unik yang terdiri dari berbagai jenis pakaian yang
baru dicuci bersih. Pakaian bersih, Tonne penulis kisah ini menyimpulkan,
betapa cocoknya sebagai simbol orang yang telah mengakui dosa sebelum Paskah.
Sayang,
tidaklah mudah untuk mengakui kesalahan atau dosa diri sendiri karena orang
cenderung menganggap diri benar, tak bersalah. Padahal mengakui diri sebagai
orang berdosa diperlukan bagi keselamat-an kita. Pengakuan bahwa dirinya
berdosa akan membawa pada penyesalan dan pertobatan yang benar. Berani
mengakui dosa dan kesalahan sendiri merupakan jalan untuk bisa merasakan belas
kasihan Allah yang Maharahim, yang tidak memperhitungkan dosa-dosa manusia. Dengan
mengakui dosa di hadapan Allah, kita akan merasakan tindakan-Nya yang
mengampuni, membersihkan dan menjadikan kita sebagai ciptaan baru. Sudahkah
kita? —Liana
Poedjihastuti.
Jadi siapa yang
ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang
lama sudah
berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
—2
Korintus 5:17
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________