Baca: Markus 15:33-41
Dan pada jam
tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, lama sabakhtani?” yang
berarti: Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
Markus 15:34
Teriakan
Yesus, “Eloi, Eloi, lama sabakh-tani” menurut tafsir Alkitab tradisional dipahami
sebagai jeritan manusia yang sedang berada di dasar jurang penderitaan. Ia menderita
secara fisik—tergantung dengan kaki-tangan terpaku pada sebuah salib; secara
mental—ditinggalkan sendiri oleh semua kawan dekat yang lari menyelamatkan diri
sendiri; dan secara spiritual—ditinggalkan Allah. Melihat Orang yang sangat
menderita ini, apa yang bisa kita pelajari tentang ke-salahan yang sering
dibuat orang ketika me-
lihat
sesamanya yang menderita?
Kesalahan
pertama, mengharapkan orang lain datang menolongnya (ayat 35-36). Kedua,
memberikan pertolongan yang keliru (ayat 36). Air anggur asam yang diberikan
kepada Yesus dimaksud untuk “memperpanjang” hidupnya sampai Elia yang dinanti
datang menolong-Nya. Orang menolong sesamanya yang menderita bukan untuk
membebaskannya melainkan untuk membuatnya “bertahan” dalam deritanya. Kesalahan
ketiga, memandang dari kejauhan (ayat 40-41). Mereka tidak berbuat apa-apa
selama sesamanya menderita. Hanya melihat saja dan menunggu sampai ia mati.
Nanti setelah mati baru berbuat sesuatu (ayat 42-47).
Yesus
memberi kita teladan yang terbalik dari praktik umum manusia. Ketimbang
menunggu orang lain, Ia sendiri turun tangan menolong. Bukannya
menjauh, Ia malah mengambil bagian dalam derita manusia dan memberi manusia yang
menderita pertolongan yang tepat. Kepada teladan inilah Tuhan Yesus memanggil
kita semua untuk melakukannya. —Pdt. Markus Dominggus Lere Dawa.
Tatkala
mengetahui sesama yang menderita, selama ini
apakah
yang lebih banyak kita lakukan? diam saja? Berharap?
Berdoa?
Atau, memberi pertolongan yang tepat?
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________