Kamis, 21 April 2011
Jadilah
Kehendak-Mu
Baca: Matius 26:36-46
Lalu Ia pergi
untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-nya: “Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak
mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!”
Matius 26:42
Peristiwa
yang dialami Tuhan Yesus mengingatkan kita bahwa Dia sebagai Manusia juga
menghadapi persoalan-persoalan yang berat. Semula Tuhan Yesus berharap agar
para murid bersikap sebagai pendamping diri-Nya. Akan tetapi, di saat Ia
berjuang menggumuli berbagai konsekuensi dahsyat yang harus ditanggung-Nya,
para murid justru tertidur lelap tanpa beban.
Jika
kita mengamati pergumulan Tuhan Yesus di Taman Getsemani ini, ada saat di mana
Ia ingin sekali melepaskan hal yang di-
sebut-Nya
sebagai cawan pahit. Sikap Yesus mengajarkan kepada kita tentang bagaimana Dia
bersikap terhadap pergumulan yang sangat berat dalam hidup-Nya, yaitu berdoa,
mempersiapkan hati sehingga dengan hati yang tulus tunduk pada kehendak Bapa,
bukan memaksa Allah untuk menuruti kehendak-Nya.
Apa yang
Tuhan Yesus lakukan di Taman Getsemani bukan sedang bernegosiasi dengan Allah,
melainkan untuk menegaskan bahwa Dia berserah penuh pada Allah. Tuhan Yesus
tahu bahwa apa yang akan di-lakukan-Nya, yaitu menderita dan mati di salib
bukanlah untuk kepen-tingan diri-Nya sendiri, tetapi untuk menggenapi rencana
keselamatan Allah bagi umat manusia.
Hal
yang memampukan kita tunduk pada kehendak Allah adalah membina hubungan yang
erat dengan Bapa. Ini yang membuat kita mampu menghadapi pergumulan berat
yang menimpa kita, seperti yang telah dilakukan Tuhan Yesus di Taman Getsemani.
—Prihanto Ngesti Basuki.
Doa: Ya Tuhan,
ajarlah aku menempatkan kehendak-Mu
dalam setiap
langkahku. Amin.
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________