Baca: Yeremia 31: 1-6
“…. Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab
itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu” (Yeremia 31:3).
Kisah cinta
mantan Presiden B.J. Habibie dan Ibu Ainun, isterinya yang ditulis oleh Bapak
Habibie sendiri, kisah ini kemudian dibuat film karena bukunya saja laku
terjual hampir 60.000 kopi dalam delapan bulan. Bapak Habibie berkata : ”Saya
menulis buku ini bukan untuk menjadi buku best seller. Tidak. Buku ini saya
tulis supaya saya tidak tenggelam ....” Cinta bapak Habibie kepada
almarhumah isteriya dapat dibilang luar biasa. Cinta itu terputus secara fisik
setelah kematian isterinya.
Namun tidak demikian dengan cinta Allah kepada
umat-Nya. Cinta Allah itu bisa dinikmati secara kekal tidak berkesudahan. Tuhan
digambarkan seperti seorang kekasih yang ditunggu-tunggu pujaan hatinya. Dari
jauh Tuhan menampakkan diri kepada umat-Nya:
Pertama bahwa Tuhan
benar-benar aktif mencari manusia. Mungkin kita sudah terlalu jauh meninggalkan Tuhan.
Sudah melupakan cinta mula-mula yang pernah terjalin mesra di saat-saat kita
mulai menjadi anak Tuhan. Masih ingatkah ketika kita duduk bersama dengan Tuhan
dalam doa dan Firman?
Kedua, Tuhan
tidak berbasa-basi tetapi langsung berkata :”Aku mengasihi engkau dengan kasih yang
kekal.” Bukan untuk saat ini saja tetapi sampai yang tidak terbatas, Aku tetap
mengasihi engkau. Kita
hangatkan kembali kasih kita yang mulai luntur, karena Tuhan tidak pernah
memutus kasih-Nya secara sepihak. Sambutlah kasih-Nya yang tidak berubah !
Ketiga, Tuhan
akan melanjutkan dengan kasih setia-Nya. Pastikan bahwa hari depan kita tidak akan pernah
suram karena kasih-Nya akan selalu menyertai kita kapan saja dan di mana saja.
Inilah cara Allah membangun kembali kasih yang telah hilang dari hidup kita
(ayat 4).
–Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.
Kasih manusia bisa timbul-tenggelam
seperti benda yang hanyut di sungai. Sebaliknya kasih Allah seperti sungai yang
terus mengalir.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________