Baca : Markus 4:1–20
…yang ditaburkan di tengah semak duri, itulah
yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan
akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah
(Markus 4:18–19).
Ada orang yang ketika
sedang mengalami keberhasilan dalam hidupnya tidak melupakan Tuhan. Sebaliknya,
ada pula orang yang ketika dirundung masalah lalu meninggalkan Tuhan. Hal yang
terakhir ini yang terjadi pada Bu Berti.
Semula Bu Berti adalah seorang aktifis
gereja. Ia melayani Tuhan dengan setia. Belakangan ini Nampak kerajinannya
dalam pelayanan menjadi kendor. Ia juga sudah jarang berdoa. Beberapa bulan
yang lalu usaha keripiknya mengalami kebangkrut-an, ia mengidap kanker, dan
suaminya main mata dengan wanita lain. Rasanya lengkap sudah penderitaannya.
Penderitaan
seharusnya membawa kita lebih dekat kepada Tuhan, seperti Ayub, bukan
sebaliknya.
Apa yang dialami Bu Berti seperti perumpamaan
Tuhan Yesus tentang benih yang jatuh di semak duri (ayat 18-19). Masalah dan
penderitaan menghimpit iman Bu Berti sehingga hidupnya tidak lagi menjadi
berkat.
Apakah saat ini Anda sedang menderita karena
berbagai percobaan hidup? Saudara-saudara, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan,
apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai perncobaan, sebab kamu tahu, bahwa
ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biar-kanlah ketekunan
itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak
kekurangan suatu apapun (Yakobus 1:3–4). –Liana Poedjihastuti
Karena kita telah
beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada
akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.
– Ibrani 3:14

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________