Baca : Efesus 5:22-33
“Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri,
tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat,”
(Efesus 5:29).
Perempuan tua itu
terbaring tak berdaya setelah mengalami serangan stroke 3 tahun yang lalu. Tak
ada suasana muram di kamar yang bersih itu. Cahaya matahari pagi masuk di ruang
kamar melalui jendela yang sengaja dibuka lebar. Di atas meja ada beberapa
tangkai bunga aster yang baru dipetik dari halaman, dan alunan musik lembut
terdengar dari tape recorder. Persis di bawah jendela, ada 2 kursi dan meja
kecil, di situ ada sepasang cangkir dan teko kecil berisi teh panas. Saat makan
pagi tiba, pak tua mengambil beberapa sendok bubur cair yang baru dimasaknya,
lalu mulai menyuapi istrinya, perlahan. Setelah itu ia membaca koran atau buku.
Beberapa waktu kemudian ia menyiapkan air hangat dan handuk untuk membersihkan
tubuh istrinya, sebelum datang pembantu yang melakukan pekerjaan rutin lainnya.
Kegiatan ini telah dilakoni pak tua selama 3
tahun. Setiap pagi. Sebuah ritual cinta yang sederhana namun mengharukan. Bagi
pak tua, tak perlu ada ucapan terima kasih atau senyum manis dari sang kekasih.
Sebab cinta adalah pemberian diri. Paulus menggambarkan cinta suami kepada istri seperti cinta
Kristus kepada jemaatNya. Seperti Kristus merawat dan mengorbankan diriNya bagi
jemaat sebagai kekasih hatiNya, Cinta kasih suami-istri bukanlah cinta semusim
yang hanya hangat di waktu ada mentari dan meredup di waktu mendung tiba, lalu
hanyut oleh derasnya hujan. Cinta yang dibangun di atas dasar kasih Kristus akan tetap terjaga
sekalipun keadaan berubah. Tak lagi cantik dan segar, bahkan ketika hidup hanya
menyisakan derita dan kerentanan. Cinta sejati selalu menemukan alasan untuk
menjadi bagian dari yang terkasih. Menangis bersama, terbahak bersama. Selalu
ada di sisi yang dicintai. –Pdt. Meyske S. Tungka
Jemputlah cinta Kristus dan dekaplah
dalam pelukanmu, lalu bagikan untuk seseorang yang Kristus jadikan untukmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________