Baca: 1 Petrus 4:8
Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh
seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa.
(1 Petrus 4:8).
Sebuah pertanyaan yang
bisa mengusik benak kita adalah: ”Mengapa manusia sampai jatuh ke dalam dosa?”
Tentu kita semua akan menjawab dengan cepat: ”Karena manusia memberontak
kepada Allah!” Ya, memang benar, manusia jatuh ke dalam dosa, karena ia telah
memberontak kepada Allah. Namun, tentu saja tidak sesederhana itu. Karena akan
ada pertanyaan selanjutnya yang bergulir, yaitu: ”Mengapa manusia sampai
memberontak kepada Allah?”
Dalam bacaan kita dikatakan bahwa Tuhan
menghendaki agar kita senantiasa mengasihi seorang akan yang lain, termasuk
mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh. Itu semua bertujuan agar melalui kasih,
kita dihindarkan dari segala dosa. Dapat kita katakan bahwa pemberontakan
manusia kepada Allah, itu sebenarnya disebabkan karena manusia telah
meninggalkan kasih yang semula. Seandainya saja, manusia tetap berpegang teguh
kepada kasih yang semula, niscaya manusia akan senantiasa taat kepada Allah,
tidak memberontak, dan tentunya manusia tidak akan jatuh ke dalam dosa.
Contoh yang paling sederhana saja, di dalam
kehidupan antar manusia, ketika ia masih memegang teguh kasih yang semula
kepada pa-sangannya, tentulah ia akan terus setia. Apapun situasi dan kondisi
yang terjadi di dalam kehidupan bersama pasangannya, ia akan senantiasa setia.
Namun, ketika kasih yang semula ini sudah bergeser, sudah memudar, atau bahkan
telah hilang, bukankah dosa demi dosa akan menggelayuti kehidupannya? Ya, dosa perzinahan,
perselingkuhan ataupun dosa-dosa yang lain bisa saja terjadi di dalam kehidupan
pernikahan dan berkeluarga. Maka dari itulah, mari kita memiliki kasih yang
semula, yaitu kasih yang sungguh-sungguh, agar kita dijauhkan dari segala dosa.
–Pdt. David Nugrahaning
Widi
Dengan kasih yang sungguh-sungguh,
kita akan terhindar dari segala dosa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________