Baca : Ulangan 6:10–15
”… apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang,
maka berhati -hatilah, supaya jangan engkau melupakan Tuhan….”
(Ulangan 6:11–12).
Pak Amat selalu terlihat
gembira. Wajahnya “sumringah”, penuh senyum. Meskipun kondisi
keuangannya tergolong “pas-pasan”, ia tidak pernah mengeluh. Ia mensyukuri
apapun situasi dan kondisi yang dialaminya.
Warung nasi kepunyaannya tidak besar tetapi
bersih dan masakannya sedap rasanya. Pak Amat bekerja dengan giat dan tekun. Ia
juga rajin berdoa dan aktif di gereja. Ia selalu yakin Allah memeliharanya
beserta keluarganya.
Tuhan memberkati Pak Amat dengan berlimpah.
Dalam tempo yang tidak berapa lama, warung nasinya telah menjadi besar. Lebel
“warung” telah digantinya dengan “resto”. Cabang restorannya tersebar di
berbagai kota. Rumahnya ada tiga, mobilnya lebih dari tiga. Secara finansial,
Pak Amat berlebih. Sayang, dengan perkembangan kondisi keuangannya senyum yang
biasa menghiasi wajahnya sirna. Wajahnya tampak lelah dan tegang. Jangankan
waktu untuk Tuhan, meluangkan waktu untuk keluarganya saja ia tak sempat karena
sibuknya.
Banyak di antara kita seperti Pak Amat.
Ketika miskin, lemah, sakit-sakitan setia kepada Tuhan, tetapi begitu menjadi
kaya, kuat, sehat segera melupakan Tuhan.
Tuhan tahu kecenderungan manusia ini. Oleh
karena itu Ia memperingatkan kita ketika Ia memperingatkan bangsa Israel. “… apakah engkau
sudah makan dan menjadi kenyang, maka berhati-hatilah, supaya engkau jangan
melupakan Tuhan …” (ayat 11-12).
Semoga kita tetap setia dalam suka dan duka, ketika sehat dan
sakit, ketika berkelimpahan maupun kekurangan. –Liana Poedjihastuti
Tuhan adalah setia (2 Tesalonika 3:3)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________