Baca: Kisah Para Rasul
9:36-43
Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita -- dalam bahasa
Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah
(Kisah Para Rasul 9:36).
Tabita atau juga disebut
Dorkas tinggal di kota Yope, kota di tepi laut Tengah; sebelah barat Yerusalem,
sebelah utara Gaza, sebelah Timur Kaisarea. Tak heran jika penduduk kota pantai
ini kebanyakan bekerja sebagai nelayan. Gelombang Laut Tengah terkenal amat
besar dan ganas. Banyak nelayan mati tenggelam ditelan ombak. Alhasil banyak
janda miskin termasuk Tabita yang telah lama menjanda karena suaminya mati
ditelan ombak. Harta yang ia miliki hanya-lah gunting, jarum dan benang. Kalau
dinilai tidak lebih dari sepuluh ribu rupiah. Sejak kecil Tabita mempunyai
kegemaran menjahit. Keterampilan lain mungkin tidak dimilikinya, sehingga
sepeninggal suaminya ia hidup menjanda dan mengembangkan keterampilannya
sebagai penjahit pakaian. Ia mengasihi sesama karena ia merasa sudah dikasihi
Tuhan. Setiap hari ia membuat baju dan dibagi-bagikan kepada tetangganya.
Pelayanan kasih Tabita sangat luar biasa.
Pada suatu hari Tabita
jatuh sakit sampai meninggal. Mungkin sebagai balas budi tetangga-tetangga
Tabita sepakat mengutus dua orang pergi mengundang Petrus yang pada waktu itu
sedang berada di kota Lida, dekat Yope untuk melawat Tabita. Dari kisah
selanjutnya kita tahu Tabita hidup kembali.
Dengan sepenuh hati
Tabita melayani sesama. Tabita diperkenan Tuhan. Dalam pelayanannya sebagai
murid Tuhan Yesus hanya dengan modal gunting, jarum dan benang, tapi ia
diberkati Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Kita yang merasa
telah diberkati Tuhan, kita juga harus menjadi berkat bagi sesama. —Ev. Sumanto Mardihutomo.
Marilah menjadi berkat dengan apa yang kita miliki.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________