Baca: Yohanes 12:3
Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang
mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan
bau minyak semerbak di seluruh rumah itu (Yohanes 12:3).
Ia adalah organis sebuah
gereja di Jakarta, rumahnya jauh, ditempuh dengan tiga kali naik kendaraan
umum, dengan sendiri, namun dia melakukan tugasnya dengan setia. Saat bertugas
ia hadir paling awal. Usianya masih 18 tahun ketika pertama kali melayani
sebagai organis. Saat ini usianya 52 tahun, jadi ia telah melayani selama 33
tahun, dan tidak pernah ada kata bosan untuk terus melayani. Pekerjaannya
sehari-hari adalah memberikan kursus musik dari rumah ke rumah.
Apa rahasia kesetiaan
pelayanannya? Kesempatan, daya -
usaha, serta doa. Itu tiga resep orang
beriman. Kesempatan adalah suatu momentum yang harus dipergunakan, karena
kesempatan itu tidak pernah datang kedua kalinya. Namun kesempatan itu bukan
hanya faktor kebetulan, tetapi kita harus memandangnya bahwa Tuhan mau memakai
kita. Siapakah si organis itu di tengah gereja besar yang penuh dengan sumber
daya manusia? Tetapi ia terus berusaha meningkatkan ketrampilannya. Ia tidak
minder dan merasa dirinya kecil. Dan doa adalah faktor yang tidak boleh
dilupakan, karena Tuhan akan terus memperlengkapi kita, sekecil apapun talenta
kita kalau mau diberikan kepadaNya.
Perempuan yang mengurapi
Yesus dengan minyak narwastu sadar, saat itu adalah kesempatan dan ia tidak
menyia- nyiakannya. Ia mengambil minyak narwastu miliknya yang mahal harganya
sebagai ungkapan kasihNya. Meski ada orang yang mencelanya, ia tidak mundur
karena ia yakin dengan apa yang diperbuatnya. Hasilnya, Yesuspun menerima apa yang
dilakukannnya. —Pdt. Agus Wiyanto
Jangan terpaku pada apa yang dikatakan orang tentang diri Anda,
tetapi berilah apa yang dapat Anda lakukan dalam pelayanan gereja Anda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________