Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Rabu, 21 September 2011

Firman dan Pertumbuhan Sikap

Baca: Mazmur 119:111-132
Itulah sebabnya aku men­cintai perintah-perintah- Mu lebih dari pada emas, bahkan dari pada emas tua. Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dengan segala titah-Mu; segala jalan dusta aku benci
(Mazmur 119 :127-128).


Dewasa ini, sulit sekali mencari orang jujur. Salah satu alasannya adalah karena takut akan manusia. Takut ditolak, takut direndahkan, takut ditanggapi negatif, takut dianggap tidak berpihak, takut dilawan. Tetapi yang tidak kita sadari, perilaku ini berarti mem­biarkan orang lain membentuk diri kita, bu­kan Tuhan. Kita akan lebih mengutamakan kompromi dari sisi akal manusia, sehingga akhirnya kita makin menyimpang dari apa yang Allah inginkan atas hidup kita.
Bergaul dengan firman secara teratur dan mendalam akan menum­buhkan jati diri dan sikap yang benar di dalam kita. Sikap benar terhadap sesama tumbuh sebagai akibat sikap kita terhadap firman Allah, membuat karakter kita mengalami pertumbuhan yang baik dan benar.
Sikap benar apa yang akan tumbuh sebagai akibat dari bergaul akrab dan menaati firman? Hati kita akan condong pada apa yang dinilai baik dan mulia. Jika firman menjadi harta pusaka kita, maka kita akan me­minati keputusan Allah, membenci sikap bercabang hati. Kita akan lebih gentar terhadap Allah daripada terhadap orang yang melawan Allah.
Kebiasaan membaca dan merenungkan firman membuat kita mam­pu melihat kepalsuan orang fasik. Penilaian Allah menjadi penilaian kita. Sikap kita mengalami pemurnian. Tindakan kita makin serasi dan sesuai dengan kehendak Allah. Untuk tiba pada kondisi demikian diperlukan proses panjang dan tekun, serta pergumulan seumur hidup kita. Disiplin membaca-gali Alkitab merupakan cara yang tepat untuk membentuk sikap itu. Selamat bertumbuh. —Prihanto Ngesti Basuki

Dibekali pemahaman firman, kita akan terlibat tidak dengan “membunglon”, tetapi membawa pengaruh positif dari kebenaran Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________