Baca:
2 Korintus 12:7-10
Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku
bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”
2 Korintus12:9
Penderita
gagal jantung ini pasien saya, yang kalau telat obat mesti megap-megap berat,
plus kedua kakinya bengkak. Sebenarnya kalau ia mau setia minum obat,
kondisinya bisa lebih baik. Hari itu terbukalah peng-akuannya: “Hari Minggu,
Senin dan Kamis saya tidak minum obat, habis, saya kan mesti ikut Kebaktian
Minggu, dan ikut PA hari Senin serta kebaktian doa kalau Kamis. Kalau minum
obat kan terus kencing tiap 15 menit, malu sama teman-teman, mondar mandir ke
toilet. Lagi pula kata pendeta,
Tuhan
maklum kalau saya tidak minum obat sebab saya sedang sibuk melayani Tuhan.
Tapi, saya yang sudah setia sekian tahun melayani Tuhan, ternyata Tuhan tidak
sayang sama saya, malah diganjar gagal jantung yang bukan makin sembuh tapi
makin payah.”
Lantas saya sadar, ternyata selama ini saya “ditipu” dia.
Saya pikir dia minum obat dengan setia, saya sendiri heran kok seakan-akan
obatnya nggak manjur lagi, ternyata ia “lebih setia dalam pelayanan” ketimbang
“setia minum obat” yang katanya “berasal dari manusia”.
Percayakah Anda, ternyata banyak, terutama kaum lansia
yang meng-anut “iman” bersama Tuhan tak perlu obat, bukankah Tuhan itu
sendiri adalah obat atas segala penyakit? Karenanya lantas tidak tertib lagi
menjaga kesehatan.
Tuhan ingin umat-Nya tetap melayani-Nya tetapi dengan
tubuh yang sehat, dengan tertib minum obat yang sudah Ia sediakan untuk umatNya
juga. Dan bukan karena tidak sayang jika Tuhan mengizinkan
kita menderita sakit. Ia berkata, “Cukuplah kasih karunia-Ku
bagimu.” —Yahya Wardoyo
Rasa sayang Tuhan
itu bukan selalu berarti Dia
mengabulkan semua
permohonan kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________