Baca:
1 Timotius 4:1-10
Itulah sebabnya kita
berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juru Selamat semua manusia, terutama mereka
yang percaya.
1
Timotius 4:10
Jikalau kita mau bekerja keras dan tekun, kalau kita mau
membesarkan dan mendidik anak dengan sungguh-sungguh, kalau kita mau pergi ke
dokter untuk berobat bila sakit, kalau kita mau pergi ke gereja setiap minggu,
dan seterusnya; bila kita mau bertanya: se-muanya itu untuk apa? Mengapa kita
mau melakukan semua itu dengan segenap hati kita? Sudah barang tentu semua itu
kita la-kukan, demi “sesuatu” yang kita dambakan, yakni kita mempunyai
pengharapan.
Adanya ”pengharapan” di dalam hidup kita akan mampu
membuat hidup ini lebih indah dan bergairah. Dan bukan hanya itu. Pengharapan
akan mampu memberi kekuatan dan kemampuan untuk bertahan, di tengah banyaknya
cobaan dan badai sekalipun. Apa yang kita lihat di sini, bahwa kita sungguh
membutuhkan pengharapan untuk mampu bertahan hidup. Lebih dari sekadar makanan,
minuman dan pakaian, pengharapanlah yang menjadi bahan bakar kehidupan kita. Tanpa pengharapan, hidup kita seperti mobil yang
kehabisan bensin. Mogok.
Itulah sebabnya Rasul Paulus ingin menegaskan kepada
Timotius bahwa semua aktivitas pelayanan yang tengah ia tunaikan, bukanlah
sekadar usaha pengisi waktu dan sia-sia, melainkan sebuah
upaya yang dilakukan dengan kesadaran bahwa pada waktunya akan membawa ha-sil
yang baik. —Pdt. Ifer Fr. Sirima.
Doa: Ya Bapa,
biarlah pengharapan kami sebagai anak-anak
Tuhan selalu
diperteguh di dalam Engkau,
dan janganlah biarkan
kami meniru
pengharapan dunia yang semu
dan berubah-ubah
ini. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________