Baca:
Lukas 6:35
...Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu
berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.
Lukas 6:35
Borok
di kaki pemuda itu sangat besar dan dalam. Luka itu tidak hanya menimbulkan
rasa nyeri, tetapi juga membuat pemuda itu harus menggunakan tongkat ketika
berjalan. Begitulah, dengan tertatih-tatih ia datang ke balai pengobatan setiap
hari untuk diobati. Suster di balai pengobatan itu dengan telaten membersihkan
nanah lukanya, mengganti perban, dan membubuhkan penisilin ter-baik. Pada waktu
itu penisilin masih jarang, dan tentu saja mahal harganya. Setelah sebulan,
suster itu memberi tahu si pemuda bahwa ia
tak perlu datang lagi, karena boroknya sudah sembuh. Tentu Anda berpikir pemuda
itu akan sangat berterima kasih untuk semua yang telah dilakukan suster itu
bukan? Alih-alih berterima kasih pemuda itu malah berkata: “Apa yang akan
suster berikan kepadaku karena aku telah setia datang ke balai pengobatan
setiap hari?”
Mengejutkan? Memang, ceritera yang dikisahkan Frank
Mihalic ini membuat kita tertegun, terheran-heran, menghela napas, dan mengelus
dada. Barangkali ada yang menyeletuk. “Kok ada orang seperti itu, bukannya
berterima kasih.”
Apakah di antara kita ada yang demikian? Kita sudah diberkati setiap
hari dengan udara, sinar matahari, waktu secara cuma-cuma. Belum lagi berkat
jasmani dan rohani lainnya. Terlebih, keselamatan dari Tuhan Yesus yang rela
mati bagi kita. Tapi ketika kita beribadah dan berdoa, kita masih saja selalu
meminta ini dan itu, lupa berterima kasih. Ironisnya,
kita juga mengatakan: “Aku sudah melayani Tuhan, lalu apa
balasan Tuhan kepadaku?” Astaga! —Liana Poedjihastuti.
Doa: Terima kasih ya Tuhan, Engkau tetap baik kepada kami,
walaupun kami sering tidak tahu berterima kasih. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________