Baca:
Ulangan 8:6-10
Sebab Tuhan, Allahmu, membawa engkau masuk ke dalam negeri
yang baik.
Ulangan 8:7
Bulan
ini kita merayakan kemerdekaan yang ke-66. Sebelum merdeka, kita pernah dijajah
oleh bangsa-bangsa lain. Mengapa? Karena negeri kita kaya. Mereka menjajah,
agar da-pat merampas kekayaan kita. Itulah sebabnya, selama dalam penjajahan,
rakyat kita tidak dapat memanfaatkan kekayaan negerinya sendiri, sehingga
kehidupannya tidak dapat berkembang sebagaimana mestinya. Kini kita telah
terbebas dari penjajahan bangsa lain, sehingga dapat mengatur diri sendiri
menurut kehendak dan keinginan sendiri, termasuk
dalam memanfaatkan kekayaan negeri kita.
Pertanyaannya, apakah kehidupan rakyat kita sekarang
sungguh-sungguh telah menjadi lebih baik ketimbang dahulu? Sebagian kecil dari
rakyat, kehidupannya sekarang ini memang sudah begitu baik dan maju, tidak
kalah dengan bangsa-bangsa lain. Tetapi, bagian terbesar rakyat kita, kehidupan
sosial, ekonomi dan politik pada hakikatnya masih tidak jauh berbeda dengan
zaman penjajahan dahulu. Penuh persoalan dan penderitaan. Ironisnya, kalau
dahulu penyebabnya adalah keserakahan bangsa lain, kini penyebabnya keserakahan
bangsa sendiri!
Menghadapi kenyataan seperti itu, kita sebagai umat Tuhan
percaya, bahwa bangsa kita telah dikaruniai Tuhan dengan suatu negeri yang begitu
baik, sehingga harus selalu ingat dan mematuhi firman-Nya untuk “berpegang pada perintah Tuhan,
dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia” (ayat 6). Sebagai bagian dari bangsa kita, kita perlu
mengingatkan bangsa kita akan perintah-Nya itu, melalui perbuatan keteladanan
dan doa, agar seluruh rakyat “tidak akan kekurangan
apa pun”. —Pdt. Em. Sutarno.
Doa: Tuhan, kasihani, ampuni, dan tobatkanlah bangsa
kami,
sehingga damai-sejahtera-Mu dapat kami nikmati. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________