Baca:
Yakobus 1:2-8
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan,
apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa
ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
Yakobus 1:2-3
Hampir
sepanjang malam May kecil menangis meminta sepeda mini seperti punya temannya.
Bu Rani hampir saja luluh hati-nya dan berniat segera membelikan sepeda mini
bagi putri kesayangannya itu. Namun malam itu, suaminya mengingatkan dia, ini
kesempatan untuk mengajarkan anak mereka tentang pengendalian diri. Pagi itu,
ketika May menangis lagi, ayahnya menjelaskan bahwa untuk memperoleh sepeda
mini, May harus menabung sebab uang ayah dan ibunya belum cukup. Ayah May lalu menyiapkan celengan untuk diisi May setiap hari. Dua
bulan kemudian, May akhirnya mendapatkan sebuah sepeda mini dari hasil
tabungannya. May sangat gembira.
Seperti seorang ayah, Allah tengah mendidik kita
anak-anaknya di saat kita mengalami pencobaan dalam hidup. Tidak selamanya Ia segera
memberi apa yang kita inginkan.Terkadang Ia mengulur waktu atau mengatakan
tidak terhadap keinginan-keinginan kita.
Mungkin hari ini kita sedang meratapi diri: Kesembuhan
yang belum juga datang, keuangan yang pas-pasan atau bahkan kekurangan,
anak-anak yang masih membutuhkan biaya pendidikan, dan sebagainya. Jangan
bimbang seperti gelombang laut yang diombang-ambingkan ke sana ke mari oleh
angin (ayat 6). Temukanlah berkat rohani dalam setiap pencobaan yaitu:
kesabaran, ketekunan, penghiburan dan iman. —Pdt. Meyske S. Tungka.
Bila topan k’ras melanda hidupmu, bila putus asa dan
letih lesu
Berkat Tuhan satu-satu hitunglah, kau niscaya kagum
oleh kasih-Nya.
— KJ 439

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________