Baca:
Mazmur 6:1-11
...sebab Tuhan telah mendengar tangisku.
Mazmur 6:9
Sebagian
orang berpendapat bahwa menangis adalah tanda kelemahan dan ketidakberdayaan.
Padahal, kata para konselor, menangis itu sehat. Sebab dengan menangis
seseorang dapat menyalurkan rasa sakit, rasa duka, atau beban yang menindih.
Pengingkaran terhadap perasaan sakit, membuat seseorang justru rentan pada
depresi dan tekanan batin yang berdampak pada sakit secara psikis dan fisik.
Daud merasakan tekanan yang berat dalam jiwanya. Ia
sadar, begitu berat tanggung
jawab
sebagai pemimpin bangsa. Ia dikejar oleh orang-orang yang menentangnya,
termasuk Absalom, anaknya sendiri. Daud juga sadar, ia telah jatuh ke dalam
dosa, merancang kematian atas Uria, dan menjadikan Batsyeba istrinya.
Keluarganya berantakan. Amnon anaknya menodai adiknya sendiri, Tamar (2 Samuel
13:1-22).
Dalam kegalauan hatinya, ia tahu kepada siapa ia harus
pergi. Di hadapan orang lain, mungkin Daud merasa malu. Namun kepada Tuhan tak
ada yang tersembunyi. Kepada Tuhan ia mengadu, menangis, “Kasihanilah aku
Tuhan, sebab aku merana” (ayat 3).
Ada saat di mana kita berada pada titik terendah dalam
hidup ini. Saat kita merasa tak mampu mengadu kepada orang lain. Kita merasa
sendiri dan tak berarti, seakan awan gelap menutup bagian yang terang dari
hidup kita. Tuhan Mahamendengar, Mahapengampun dan Mahakasih. Tuhan tidak ingin kita terpuruk
begitu dalam. Ia menginginkan kita bangkit.
Ia siap menopang kita. Maukah kita membawa segala beban kepada-Nya, termasuk
beban dosa yang begitu menghimpit jiwa kita? —Pdt. Meyske S. Tungka
Dalam kesesakan aku telah berseru kepada Tuhan. Tuhan
telah
menjawab aku dengan memberi kelegaan —Mazmur 118:5

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________