Baca:
Matius 7:7-11
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka
kamu akan mendapat, ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Matius 7:7
Dalam
kehidupan ini kita semua pernah mengalami bahwa apa yang kita inginkan ternyata
tidak atau belum terkabul juga, meski kita sudah lama menantikan dan
mengupayakannya. Diperhadapkan dengan kenyataan seperti itu kita lalu
bertanya-ta-nya, apa yang salah? Usaha kita masih kurang sungguh-sungguh? Atau
apakah keinginan kita yang terlalu muluk-muluk dan tidak realistis? Jawab yang
tepat dan benar terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut sulit kita dapatkan
dengan pasti. Meskipun demikian,
itu
dapat kita jadikan bahan refleksi diri dan menarik kesimpulan. Misalnya, kalau
kita merasa dan yakin bahwa yang kita harapkan itu sudah benar, maka kita dapat
lebih bersungguh-sungguh lagi dalam memperjuangkannya. Atau kalau kita merasa
apa yang kita inginkan itu keliru, maka kita dapat mengubah dan memperbaikinya,
atau bahkan meninggalkannya sama sekali.
Tuhan Yesus memberikan jaminan, bahwa apabila kita
melalui doa kita kepada-Nya mau “meminta, mencari dan mengetuk-ketuk”, maka
kita pasti akan “diberi, mendapatkan dan dibukakan pintu”. Artinya, di dalam
memohon kepada Tuhan, permohonan itu harus disertai tekad yang sungguh-sungguh,
penuh kepercayaan kepada-Nya, bahwa Dia pasti mau mendengarkan dan menjawabnya.
Yaitu dengan memberikan apa yang
paling tepat dan paling baik bagi kita, menurut kebijakan-Nya, bukan kemauan
kita semata-mata. Sebab, sebagaimana diingatkan
Paulus, kita tidak tahu bagaimana berdoa dengan benar, yaitu apakah yang kita
mohonkan di dalam doa itu sudah benar (Roma 8:26). —Pdt.Em. Sutarno.
Memohon dengan penuh iman melalui doa, jangan
sampai berubah menjadi pemaksaan kehendak, melainkan
pasrah sepenuhnya pada kebijakan-Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________