Baca:
Bilangan 14:26-30
Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan
oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat
maut.
1 Korintus 10:10
Konon dikisahkan seorang kaisar Romawi sedang
mempersiapkan pesta akbar dan mengundang banyak orang. Tetapi sayang, pada hari
H, terjadi badai dahsyat hingga tak seorang pun datang ke pesta akbar itu.
Kaisar bersungut-sungut dan marah kepada Dewa Badai yang dianggapnya sebagai biang
kerok ketidakhadiran para tamunya. Sang kaisar lalu memerintahkan para
serdadunya untuk menembakkan anak panah ke udara menye-rang Dewa Badai sebagai
balas dendam. Tentu saja anak panah itu turun kembali ke bumi bahkan melukai para serdadunya.
Gerutuan, keluhan, omelan dan
sungut-sungut kita ibarat anak panah yang diarahkan kepada Tuhan. Anak panah
itu akan kembali kepada kita dan mencelakakan diri kita sendiri.
Ambillah pelajaran dari bangsa Israel. Mereka begitu
mudah dan sering bersungut-sungut. Ketika mereka ingin minum di Mara, air di
situ rasanya pahit, mereka lantas bersungut-sungut (Keluaran 15:24). Ketika
mereka kelaparan, mereka bersungut-sungut (Keluaran 16:1-3). Mereka juga
bersungut-sungut ketika harus berhadapan dengan suku Enak, yang berperawakan
raksasa (Bilangan 13:33; 14:3). Dan masih banyak hal lagi yang membuat mereka
bersungut-sungut. Akibatnya Tuhan menghukum mereka. Mereka tidak akan masuk
tanah perjanjian, yang berusia dua puluh tahun ke atas akan mati di padang
gurun, kecuali Kaleb bin Yefune dan Yosua bin Nun (Bilangan 14:27-30).
Orang Israel lebih melihat kesulitan lalu
bersungut-sungut daripada melihat berkat-berkat Tuhan
lalu mensyukurinya. Bagaimana dengan kita? —Liana
Poedjihastuti.
Dalam keseharian, kita lebih mudah bersungut-sungut
atau bersyukur?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________