Baca: Lukas 14:27-35
Barangsiapa
tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Lukas 14:27
Seorang
kaya membuat sebuah ruang doa di rumahnya, tetapi tak pernah digunakan untuk
berdoa. Yesus duduk di ruang tamu dan berkata, “Iblis akan selalu datang ke
rumah ini karena Aku tidak pernah kalian temui di ruang doa.” Mereka sadar dan
segera berkata, “Tuhan Yesus, Engkau adalah Guru kami. Kami mau menjadi
murid-Mu.” Sejak itu ruang doa benar-benar menjadi mezbah keluarga. Ketika
Iblis datang lagi, maka Yesus yang menemuinya sendiri. Dan Iblis berkata: “Oh,
maaf, salah alamat!” Boleh tertawa, tetapi adakah mezbah keluarga di rumah
Anda?
Menjadi
murid Yesus harus disiplin dalam mezbah keluarga. Ada-kah
ruang doa tanpa doa dan ruang hati tanpa Yesus? Memanggul salib berarti hidup
disiplin secara rohani walaupun mengikat dan membuat sementara orang tidak
nyaman. Jangan menyebut diri murid Yesus kalau tidak mau didisiplin.
Memikul
salib berarti berjalan dengan beban dari Tuhan. Ada murid
yang enggan mengerjakan PR karena tidak menyukai mata pelajaran atau tidak suka
cara gurunya mengajar. Tidak demikian dengan Yesus. Ia Guru yang menyenangkan
dan ajaran-Nya pun mengenakkan. Yang membuat kita enggan memikul salib-Nya
ka-rena kita merasa mengikut Dia menambahi beban dan tidak bisa bebas. Bukankah
demikian?
Jangan
pakai atribut salib kalau bukan murid Yesus sejati. Pakai
atribut salib itu ringan karena hanya anting-anting atau bandul kalung. Tetapi
konsekuensi dari memakai atribut itu bisa menjadi teladan atau menjadi batu
sandungan. Pilih yang mana, pakai atribut menjadi tanda murid sejati atau
sekadar etalase berjalan? —Pdt. Em. Andreas Gunawan
Priyono
Salib Yesus bukan sekadar palang kayu.
Salib Yesus
adalah kayu yang mengubah hidup manusia.
==================================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________