Baca: 2 Timotius 1:9-12
...aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang
telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.
2 Timotius 1:12
Ada
sungai yang membentang, memisahkan halaman belakang rumah saya dengan
persawahan. Sekali waktu saya sering menyaksikan sekawanan bebek sedang
digiring menyusuri sungai di sekitar persawahan itu. Bebek-bebek itu diangon,
digembalakan untuk mencari makan. Itulah salah satu cara memelihara bebek di
pedesaan. Ternak itu tidak dikandang lalu diberi makan, tetapi diangon.
Saya
merenung, seperti itukah cara Tuhan memelihara kita, diangon dan tidak
dikan-
dang.
Kita dilepas dalam penggembalaan-Nya. Kita digiring untuk me-ngenali dan
menemukan sendiri panggilan-Nya atas hidup kita (ayat 9). Tetapi, apakah kita
tahu apa yang dirindukan Tuhan saat menggembalakan kita? Tuhan ingin kita
melakukan yang terbaik untuk diri-Nya. Tuhan tidak ingin kita menafikan apa
yang telah dipercayakan-Nya kepada kita.
Namun
kita sering menafikan-Nya. Mengapa? Itu karena kita menolak untuk menderita
(ayat 12). Kita takut menderita. Kita tak mau mende-rita. Kita tak tahan
menderita. Kita bahkan terkadang malu memanggul salib. Kita malu memberitakan
kasih Tuhan. Kita malu menjadi saksi Kristus. Ya, Yesus memang sudah terlanjur
menderita untuk kita. Tetapi, tidakkah Ia juga berhak malu dan tak mau
memelihara kita? Renungkanlah, ketika kita menafikan panggilan
Tuhan, sesungguhnya kita sedang menolak pemeliharaan-Nya. Jadi,
mengapa kita tidak lebih merapat lagi ke dalam penggembalaan Tuhan? Izinkanlah
Roh Kudus menudungi kita, niscaya Ia menggiring kita menemukan yang terbaik
juga. —Agus
Santosa
Tuhan
tak pernah menggiring kita melintasi jalan
yang
paling sedikit tantangannya, karena jalan seperti itu
hanya
membuat kita menjauh dari-Nya.
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________