Baca: Matius 5:11-12
Berbahagialah kamu, jika karena aku kamu dicela dan
dianiaya dan kepadamu difitnahkan
segala yang jahat. Bersuka-citalah dan bergembiralah,
karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi
sebelum kamu.
Matius 5:11-12
Dalam
rangka mempersatukan seluruh bangsa, Pemerintah Romawi pada abad pertama dan
kedua mempersonifikasikan Kaisar sebagai dewa bagi seluruh warga kekaisaran.
Satu tahun sekali warga mempersembahkan dupa kepada kaisar dan yang melakukan
mendapat tanda libellus ,semacam sertifikat, sehingga bagi mereka yang
telah menerima tanda tersebut beroleh ketentraman dan keberuntungan hidup.
Orang Kristen tidak mau ikut ambil bagian dalam penyembahan kepada kaisar,
karena yang patut disembah
hanyalah
Kristus, Anak Allah, Juru Selamat dunia. Akibatnya, terjadi penganiayaan secara
fisik yang luar biasa pada abad pertama.
Hal
serupa juga terjadi di negara otoriter yang mempunyai ideologi komunisme
seperti di Uni Soviet seperti zaman Lenin dan Stalin, atau di China zaman Mao
Ze Tung. Berbeda dengan ideologi negara yang otoriter bisa berakibat pengikut
Kristus teraniaya. Demikian pula bila pengikut Kristus yang minoritas tinggal
di tengah mayoritas agama lain, yang memiliki dogma dan ajaran yang lain, maka
pengikut Kristus bisa mengalami penganiayaan, seperti orang Kristen di tengah
masyarakat beragama Yahudi pada abad pertama (Wahyu 2: 8-11). Demikian pula
dalam suatu komunitas kecil, jika ada salah seorang anggota keluarga menjadi
pengikut Kristus, maka bisa terjadi kebencian bahkan pengusiran karena
perbedaan agama, apabila tidak ada toleransi agama. Walau
demikian tetaplah setia, sebab demikian juga telah dianiaya
nabi-nabi, bersukacitalah dan bergembiralah, karena upahnya besar di surga. —A. Budipranoto.
Doa:
Berilah kesetiaan kepada kami untuk tetap menjadi pengikut Kristus
sampai
akhir hayat, meskipun terkadang kami mengalami perlakuan
yang
tidak adil sebagai golongan minoritas. Amin.
=================================================

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________