Bacaan Alkitab: 1 Raja-raja 9:4-5
Siapa bersih
kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan
diketahui.
Amsal 10:9
Di dalam tubuh piano berjajar sejumlah tuts yang
menyimpan dentingan nada do-re-mi-fa-sol-la-si... yang indah dan akurat.
Tak satu pun dentingan nada itu yang berniat mengelabui telinga kita, selalu
sama di nada yang sama. Inilah kebenaran do-re-mi yang tak usang oleh
gelegar musik cadas, dan tak hanyut oleh lentiknya musik klasik. Sesungguhnya
kita juga rindu akan kebenaran do-re-mi yang konsisten. Kita rindu pada
ritme kehidupan piano yang penuh integritas, benar setiap saat.
Integritas
menyiratkan ketaatan kita pada perintah suara hati yang dikendalikan oleh
ketulusan untuk hidup benar. Kita menjadi taat dalam kebenaran ilahi. Ini
berarti Tuhan sendiri yang menjadi penguji hati kita (1 Tawarikh 29:17). Jadi,
hidup penuh integritas adalah hidup yang tidak condong pada yang salah, tetapi
hidup yang mengandalkan kebenaran ilahi. Kita bukan saja menjauh dari
kemunafikan, tetapi juga mempertebal keyakinan untuk tidak memilih jalan hidup
yang berliku-liku dan keliru.
Barangkali
kita terlalu lugu menyikapi kehidupan ini, dan sering kali naif menilai
keberhasilan kita. Kita terkadang plin-plan menyikapi hal-hal yang
penting, dan sering menangisi perkara yang sia-sia. Namun
mulai hari ini tetapkanlah sebuah keputusan hati untuk membangun integritas
diri kita. Kita harus berani membedakan yang benar dan yang salah,
berani melaksanakan apa yang kita yakini benar, dan berani secara terbuka
mengatakan apa yang telah kita yakini dan lakukan. —Agus Santosa.
Andaikata integritas itu memiliki lawan kata, barangkali lawan kata
itu
adalah korupsi—lolosnya segala sesuatu yang kita ketahui salah.
—Stephen L. Carter

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________