Bacaan Alkitab: Ibrani 9:23-28
...manusia
ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi.
Ibrani 9:27
Inti nas
kita hari ini menyatakan bahwa, sebagai Imam Besar Kristus telah mengorbankan
diri-Nya sendiri untuk penebusan dosa. Bukan sekadar mengorbankan hewan kurban
apa pun. Oleh karena itu pengorbanan-Nya hanya satu kali saja saat
kedatangan-Nya yang pertama. Manusia diberi kesempatan untuk memilih dan
bersikap terhadap karya Kristus itu. Pada kedatangan-Nya yang kedua kelak, Ia
akan menghakimi manusia berdasar sikap pilihannya tadi. Menyadari hal ini, mestinya
menjadikan kita bersikap bijak dalam menjalani hidup ini.
Ada
sementara orang yang berpandangan, “Urip mung sepisan wae kok digawe angel “
(hidup hanya sekali saja kok dibuat susah). Artinya dalam hidup yang hanya
sekali ini berbuatlah menuruti semua keinginan hati, sebab kalau tidak sekarang
kapan lagi kesempatannya.
Bahwa
hidup hanya satu kali, itu benar. Mati pun hanya satu kali. Tetapi setelah itu
akan ada penghakiman, demikian kata Alkitab. Ini yang barangkali terabaikan
dalam pandangan di atas. Maka kalau mau bijaksana dalam menjalani hidup ini,
pandangan yang dianut semestinya “Urip pancen mung sepisan, mula kuwi sing
ati-ati” (hidup memang hanya satu kali, oleh karena itu berhati-hatilah).
Kristus
sudah mengorbankan diri-Nya, setelah itu Ia akan menghakimi. Kita pun sekarang
sedang menjalani hidup yang hanya satu kali, dan pada waktunya akan mati, lalu
dihakimi. Maka bijaksanalah dalam menjalani hidup, dengan
berhati-hati, tidak semberono. Karena semuanya harus kita
pertanggungjawabkan pada waktunya. —Handoyo.
Bila kesempatan datang berkali-kali, orang akan menggunakannya
dengan sesuka hati, tetapi bila kesempatan datang hanya satu kali,
maka orang akan menggunakannya dengan hati-hati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________