Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Senin, 28 Februari 2011

Mendengarkan Adalah Cinta

Baca: Lukas 10:38-42
...Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya.
Lukas 10:39
Pada umumnya orang lebih senang berbicara daripada mendengarkan. Padahal bukan orang yang banyak bicara yang dibutuhkan, melainkan orang yang mau mendengarkan. Begitu pentingnya mendengarkan sampai ada yang mengatakan kalau saja ada yang mau mendengarkan, maka orang tidak akan merasa hidup dan persoalannya begitu sukar untuk diatasi. Orang yang didengarkan akan merasa tenang dan merasa bahwa ada orang yang peduli. Mendengarkan adalah tindakan cinta, tindakan kepedulian,  suatu komitmen diri kita kepada orang lain, demikian kata Rouel L. Howe. Barangkali itulah sebabnya mengapa kita dikaruniai dua telinga dan hanya satu mulut.
Mendengarkan adalah memindahkan pusat perhatian dari diri sendiri kepada orang yang didengarkan. Ini bukan pekerjaan yang mudah, utamanya bagi mereka yang memiliki otoritas atau kekuasaan seperti orangtua, atasan, para lanjut usia, dan yang lain. Bukankah sebagai orang yang memiliki kekuasaan dan otoritas harus lebih didengarkan?
Mendengarkan itu sulit, tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan. Diperlukan kesungguhan, kesabaran, dan ketekunan, juga latihan agar dapat mendengarkan.
Rupanya Maria tahu benar bahwa mendengarkan adalah pernyataan cinta, itulah sebabnya ia lebih memilih untuk duduk dekat Yesus, men­dengarkan Dia. Tindakan Maria ini dipuji Yesus (ayat 42).
Mulai hari ini marilah kita lebih mau mendengarkan, sebagai ung­kapan rasa syukur atas cinta Tuhan yang melimpah dalam hidup kita. Dengan kita mendengarkan kiranya orang-orang dapat merasakan kasih sayang. —Liana Poedjihastuti.

...menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik daripada mempersembahkan kurban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh... —Pengkotbah 4:17

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________