Baca: Lukas 10:38-42
...Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus
mendengarkan perkataan-Nya.
Lukas 10:39
Pada umumnya orang lebih senang berbicara daripada
mendengarkan. Padahal bukan orang yang banyak bicara yang dibutuhkan, melainkan
orang yang mau mendengarkan. Begitu pentingnya mendengarkan sampai ada yang
mengatakan kalau saja ada yang mau mendengarkan, maka orang tidak akan merasa
hidup dan persoalannya begitu sukar untuk diatasi. Orang yang didengarkan akan
merasa tenang dan merasa bahwa ada orang yang peduli. Mendengarkan
adalah tindakan cinta, tindakan kepedulian, suatu komitmen diri kita kepada orang lain,
demikian kata Rouel L. Howe. Barangkali itulah sebabnya mengapa kita dikaruniai
dua telinga dan hanya satu mulut.
Mendengarkan adalah memindahkan pusat perhatian dari diri
sendiri kepada orang yang didengarkan. Ini bukan pekerjaan yang mudah, utamanya
bagi mereka yang memiliki otoritas atau kekuasaan seperti orangtua, atasan,
para lanjut usia, dan yang lain. Bukankah sebagai orang yang memiliki kekuasaan
dan otoritas harus lebih didengarkan?
Mendengarkan itu sulit, tetapi bukan berarti tidak bisa
dilakukan. Diperlukan kesungguhan, kesabaran, dan ketekunan, juga latihan agar
dapat mendengarkan.
Rupanya Maria tahu benar bahwa mendengarkan adalah
pernyataan cinta, itulah sebabnya ia lebih memilih untuk duduk dekat Yesus, mendengarkan
Dia. Tindakan Maria ini dipuji Yesus (ayat 42).
Mulai hari ini marilah kita lebih mau mendengarkan,
sebagai ungkapan rasa syukur atas cinta Tuhan yang melimpah dalam hidup kita.
Dengan kita mendengarkan kiranya orang-orang dapat merasakan kasih sayang.
—Liana Poedjihastuti.
...menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik daripada
mempersembahkan kurban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh... —Pengkotbah 4:17

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________