Baca: Yunus 3:4-10
Karena itu
sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan.
Kisah Para Rasul
3:19
Hari ini,
menurut tahun gerejawi, adalah Rabu Abu, hari dimulainya masa Pra-Paskah (Lent).
Ibadah hari Rabu Abu ditandai de-ngan mengoleskan abu pada dahi umat.
Sudah
sejak berabad-abad sebelum ke-lahiran Kristus, abu telah menjadi tanda pertobatan.
Ketika raja Niniwe mendengar Tuhan akan membinasakan Ninewe, turunlah ia dari
singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu
duduklah ia di abu (ayat 6). Ia juga me-merintahkan rakyat, bahkan ternak,
untuk berpuasa dan bertobat, berbalik dari tingkah lakunya yang jahat (ayat
7-8). Abu melambangkan awal perubahan dan pertobatan. Abu juga mengingatkan
kita akan kefanaan dan keterbatasan kita, sebab engkau debu dan engkau akan
kembali menjadi debu (Kejadian 3:19). Jadi, tanda abu pada dahi mendorong umat
untuk bertobat sebab satu-satu-nya keselamatan ialah dari Tuhan, sekaligus
mengingatkan umat akan ketidakabadiannya.
Hari ini
kita diingatkan untuk menjalani masa Pra-Paskah, masa pertobatan dengan
memeriksa batin kita, menyesali dosa-dosa kita, menyangkal diri, berpuasa, dan
memberi sedekah. Masa ini juga merupakan masa mengenang pengorbanan Kristus,
yang karena cinta-Nya kepada manusia, rela mati di kayu salib. Inilah masa
untuk merenung ulang undangan hidup baru di dalam Yesus, masa untuk
mempersiapkan diri menyambut Paskah.
Marilah
kita bertobat, berbalik dari tingkah laku kita yang jahat, yang mendukakan Dia.
Bagi
kita yang bertobat, Tuhan berjanji menghapuskan semua dosa kita (ayat 19).
Maukah kita? —Liana Poedjihastuti.
Pengakuan dosa adalah langkah pertama ke pertobatan.
—Pepatah Inggris

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________