Bacaan Alkitab: Yohanes 3:16-21
Sebab Allah
mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk
menyelamatkannya oleh Dia.
Yohanes 3:17
Seorang ibu duduk di kursi roda,
ditemani putrinya yang sudah beranjak dewasa. Mata ibu ini mulai rabun,
pendengarannya juga sudah berkurang. Ketika melihat burung-burung berterbangan
dia bertanya, “Itu burung apa?” “Itu bangau, Ibu,” jawab putrinya. “O, bangau
ya, kalau yang itu, yang putih-putih, apa itu?” tanya si ibu lagi. De-ngan
sedikit kesal sang putri menjawab, “Itu juga bangau!” “Oh, bangau juga ya.”
Kata si ibu, lalu lanjutnya “Nah, kalau itu burung apa ya?” “Bangau-bangau,
Bu!” jawab sang
putri dengan nada meninggi. Ibu tua
tadi tersenyum, memorinya kembali ke-35 tahun yang lalu ketika putrinya masih
kanak-kanak. Lalu ia bicara pelan, “Aku jadi ingat, dahulu ketika aku
memangkumu aku menjawab pertanyaan yang sama darimu 10 kali, 20 kali dan
berkali-kali. Sekarang, kalau tidak salah aku baru bertanya tiga kali, tapi
kamu sudah membentakku dua kali.” Mendengar perkataan ibunya sang putri
terdiam, lalu mendekap ibunya erat-erat sambil menitikkan air mata ia berkata,
“Maafkan aku Ibu.”
Bagai
seorang ibu yang lebih memilih berdiam diri mengasuh anaknya, Allah dengan
sabar mendengarkan berbagai protes kita. Allah dengan sabar memberi
jawab atas pertanyaan-pertanyaan kita yang sama dan menjengkelkan: “Belum
sekarang anak-Ku, belum tiba waktunya, sabar ya.” Itulah kerahiman Allah, maka
biarlah dalam masa Pra Paskah ini, kita yang sudah ditebus dengan
darah Kristus belajar sifat-sifat kerahiman Ilahi. Tidak cepat marah, belajar
sabar, dan belajar menjadi tempat perteduhan ketimbang penghakiman. —Pdt. Guntur
Wibisono.
Bertumbuh adalah ciri makhluk hidup, berkembang adalah ciri manusia,
dan manusia bisa berkembang ketika mau belajar kehidupan.
—Anton Hang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________