Tentang Sanggar Mitra Sabda

Foto saya
PROFIL Sanggar Mitra Sabda adalah sebuah Lembaga Swadaya Gerejawi, Mitra Gereja/ Lembaga bagi pemulihan relasi dengan Allah; dengan diri sendiri, dengan sesama dan dengan lingkungannya.

Selasa, 21 Februari 2012

Pasutri Terlama


Baca : Matius 19 : 1-6
”Demikianlah mereka bukan lagi dua, me­lainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”  (Matius 19:6).
Rekor pasutri terlama dipecahkan di Viet­nam dalam diri pasangan Hyunh Van Lac (110 tahun) dan isterinya, Nguyen Thi Lanh (106 tahun). Mereka sudah 82 tahun menikah dan tercatat sebagai pasutri paling awet sedunia. Sulit rasanya ditiru oleh orang-orang muda masa kini, sebab ada sindiran yang sekarang tengah tren dalam masyarakat, berbunyi :”Selingkuh takut dosa, tak selingkuh banyak yang menggoda.”
Dalam Undangan Pernikahan, ayat di atas sering diambil sebagai kata-kata hikmat, juga diucapkan dalam Janji Pernikahan. Namun benarkah ayat Firman Tuhan itu dihayati dan dilaksanakan? Apa kiatnya untuk membuat pasutri mengalami hidup pernikahan yang awet?
Cinta menjadi indah bila perbedaan dilihat sebagai karunia Allah. Sejak awal penciptaan, Allah sudah membuat perbedaan dan ketika men­ciptakan manusia, Allah berkata bahwa ciptaan-Nya sungguh amat baik (Kej 1:31). Bisakah kita mengelola pernikahan dengan menyadari bahwa perbedaan itu memperkaya hidup bukan menghancurkan hidup?
Allah tidak menjodohkan tetapi mempersatukan. Jodoh itu soal keco­cokan dan hanya berlaku untuk pasutri itu saja. Dipersatukan itu mengikat pasutri tersebut dengan Tuhan, pihak yang telah menyediakan pasangan bagi mereka. Jodoh bisa tidak cocok, tetapi dipersatukan Tuhan mengalahkan ketidakcocokkan yang berlaku sampai kematian memisahkannya.
Jangan ada pihak ketiga masuk selain Tuhan. Pihak ketiga bukan hanya orang luar atau iblis, tetapi bisa jadi diri kita yang sudah kehilangan kasih yang mula-mula sehingga mengakibatkan pernikahan itu bermasalah. Sudah hambar, sudah dingin, sudah jauh adalah tanda masuknya pihak ketiga. Awas! –Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.

Pernikahan Kristen bukan mengubah dunia menjadi sorga. Tetapi membawa suasana sorga masuk ke dalam rumah tangga kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________