Baca : Matius 19 : 1-6
”Demikianlah
mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan
Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” (Matius 19:6).
Rekor pasutri terlama
dipecahkan di Vietnam dalam diri pasangan Hyunh Van Lac (110 tahun) dan isterinya, Nguyen Thi Lanh (106 tahun). Mereka sudah 82 tahun menikah dan tercatat sebagai pasutri paling awet sedunia. Sulit rasanya
ditiru oleh orang-orang muda masa kini, sebab ada sindiran yang sekarang tengah
tren dalam masyarakat, berbunyi :”Selingkuh takut dosa, tak selingkuh banyak
yang menggoda.”
Dalam Undangan Pernikahan, ayat di atas
sering diambil sebagai kata-kata hikmat, juga diucapkan dalam Janji Pernikahan.
Namun benarkah ayat Firman Tuhan itu dihayati dan dilaksanakan? Apa kiatnya
untuk membuat pasutri mengalami hidup pernikahan yang awet?
Cinta menjadi indah
bila perbedaan dilihat sebagai karunia Allah. Sejak awal penciptaan, Allah sudah membuat
perbedaan dan ketika menciptakan manusia, Allah berkata bahwa ciptaan-Nya
sungguh amat baik (Kej 1:31). Bisakah kita mengelola pernikahan dengan
menyadari bahwa perbedaan itu memperkaya hidup bukan menghancurkan hidup?
Allah tidak
menjodohkan tetapi mempersatukan. Jodoh itu soal kecocokan dan hanya berlaku untuk pasutri itu saja. Dipersatukan itu mengikat pasutri tersebut dengan Tuhan,
pihak yang telah menyediakan pasangan bagi mereka. Jodoh bisa tidak cocok,
tetapi dipersatukan Tuhan mengalahkan ketidakcocokkan yang berlaku sampai
kematian memisahkannya.
Jangan ada pihak
ketiga masuk selain Tuhan. Pihak ketiga bukan hanya orang luar atau iblis, tetapi bisa jadi
diri kita yang sudah kehilangan kasih yang mula-mula sehingga mengakibatkan
pernikahan itu bermasalah. Sudah hambar, sudah dingin, sudah jauh adalah tanda
masuknya pihak ketiga. Awas! –Pdt. Em. Andreas Gunawan Pr.
Pernikahan Kristen bukan mengubah
dunia menjadi sorga. Tetapi membawa suasana sorga masuk ke dalam rumah tangga
kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________