Baca: Keluaran 16:1-36
“… Akulah Tuhan, Allahmu.” (Keluaran 16:12).
Akhir-akhir ini terasa
cuaca berubah ekstrim. Jika musim panas terasa panas sekali, jika musim hujan
terjadi hujan lebat dan angin kencang. Akibatnya musim panen gagal, banjir dan
kekurangan pangan mulai terjadi di banyak daerah. Perubahan cuaca tersebut
terjadi karena ulah manusia sendiri yang merusak alam: menebang pohon, memakai
pupuk dan obat-obat kimia sehingga tanah menjadi tandus, dan sebagainya.
Dalam sebuah kesempatan saya ikut kegiatan
pemerhati lingkungan dan masalah sosial melihat kebun sorgum/cantel di Gunung
Kidul. Di situ saya mencicipi beberapa macam makanan terbuat dari tepung
sorgum. Ternyata rasanya lebih enak dibanding dengan tepung lainnya. Di kebun
tersebut ternyata sorgum tumbuh subur di tanah kering dan tandus. Saya bertanya
kepada seorang Romo, pemimpin proyek, mengapa sorgum bisa hidup di tanah
seperti itu. Romo menjelaskan bahwa sorgum hidup dari unsur Nitrogen dan air
yang ditangkap dari udara sekitarnya, sehingga sorgum tidak lagi butuh siraman
air. Jadi sorgum cocok untuk dijadikan bahan pengganti beras guna mencukupi
kebutuhan pangan masyarakat. Di samping itu batang sorgum mengandung kadar gula
melebihi tebu, dan bisa digunakan sebagai makanan ternak.
Pengalaman itu mengingatkan saya akan penyertaan Tuhan di
setiap langkah kehidupan kita, walaupun seringkali dengan sadar atau tidak
sadar kita telah membuat persoalan. Carilah solusi mengatasi persoalan secara
kreatif bersama Tuhan. Jangan cengeng dan senang menggerutu. Percayalah, Tuhan
tidak tinggal diam. – Pramudya
Tuhan tetap ada bersama kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Nama : ________________________________________________
E-mail: _______________________________________________
Komentar Anda : ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________